Karawang, MEDIASERUNI.ID – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh melantik sejumlah pejabat manajerial dan PNS di Aula Husni Hamid, Jumat 2 Oktober 2026. Dalam kesempatan tersebut, Aep mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar membuktikan kinerja dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

Dalam pelantikan tersebut, sebanyak 25 pejabat administrator, 55 pejabat pengawas dan sembilan kepala puskesmas resmi menempati jabatan barunya. “Kegiatan rotasi dan mutasi ini ditujukan pada jajaran pejabat eselon III dan eselon IV,” ujar Aep.

Ia mengingatkan, jabatan yang diemban para aparatur sipil negara (ASN) merupakan amanah, bukan hak milik pribadi. Karena itu, setiap pejabat dituntut menunjukkan kinerja terbaik setelah mendapatkan kepercayaan untuk menduduki jabatan tertentu.

“Di samping itu, bagi para ASN yang dirotasi maupun dimutasi perlu diingat, jabatan yang kita emban adalah amanah, bukan hak milik pribadi,” katanya.

Aep juga menegaskan bahwa proses pengisian jabatan tersebut tidak disertai pungutan maupun beban finansial kepada ASN.

Baca Juga:  Pocari Sweat Run 2024, Animo Masyarakat Bikin Bey Machmudin Terkesan

“Lebih lanjut, dalam prosesi pengisian jabatan ini tidak ada yang namanya bayar ataupun beban finansial yang dikenakan kepada para ASN,” ujarnya.

Ia meminta para pejabat yang mengalami rotasi maupun mutasi menjadikan jabatan baru sebagai momentum untuk meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Ingat, bagi para ASN yang dimutasi maupun rotasi, kita tunjukkan performa terbaik kita sebagai wujud interpretasi kita kepada warga,” kata Aep.

Menurut dia, kepercayaan yang diberikan kepada ASN merupakan bentuk amanah dari masyarakat. Karena itu, kinerja menjadi salah satu dasar dalam melakukan evaluasi terhadap aparatur.

“Evaluasi yang berbasis kinerja, seperti e-Kinerja, akan menentukan mutasi, demosi maupun pergeseran posisi ASN,” ujarnya.

Aep juga mengingatkan para ASN agar menjaga perilaku dan etika sebagai abdi negara. Ia meminta aparatur tidak mempertontonkan gaya hidup yang tidak mencerminkan nilai-nilai sebagai pelayan masyarakat.

Baca Juga:  Peluncuran Ormas Gesantara, Hidupkan Budaya Sunda untuk Masa Depan

Ia berharap seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang dapat terus menjunjung tinggi etika profesi dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas.

Dengan demikian, rotasi dan mutasi tidak hanya dipandang sebagai perubahan posisi, tetapi juga sebagai bentuk penyegaran organisasi sekaligus penegasan tanggung jawab ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (damar)