Pemalang, – MEDIASERUNI.ID – Penasehat Lindu Aji Kabupaten Pemalang, Andi Rustono, menegaskan bahwa pihaknya tetap mendukung aksi nasional pada 4 September 2025. Namun, Lindu Aji Pemalang memilih untuk menyampaikan sikap melalui gelar seni dan budaya pada 3 September 2025 di Pemalang.

Menurut Andi Rustono, sikap ini diambil agar organisasi tetap menjaga marwah, sejalan dengan isu-isu yang diperjuangkan, terutama terkait kerusakan infrastruktur jalan.

“Kalau tentang infrastruktur, tentang rusaknya jalan dan lain sebagainya, saya kira itu tidak masalah untuk kita dukung. Tetapi bentuk dukungan kami diwujudkan dalam aksi seni dan budaya pada 3 September, bukan turun ke jalan tanggal 4,” jelas Andi, Senin (1/9/2025).

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya menjaga kondusifitas Pemalang di tengah situasi sosial-politik nasional yang tengah memanas, termasuk adanya aksi demonstrasi dan insiden yang menelan korban jiwa di daerah lain.

Baca Juga:  PSSI KBB Gelar Seleksi Popwil Secara Terbuka dan Murni, Dikuti 168 Peserta

“Pemalang harus kita jaga bersama agar tidak terjadi kerusuhan seperti di daerah tetangga. Jangan sampai ada pihak-pihak luar yang memprovokasi, apalagi melibatkan ormas sebagai tameng,” tegasnya.

Andi juga meluruskan bahwa pernyataan yang sempat beredar di publik bukanlah sikap organisasi, melainkan pendapat pribadi seseorang.

“Kita tegaskan, dukungan terhadap aksi tanggal 4 itu sikap organisasi. Tapi kami memilih mengekspresikannya dengan cara berbeda, yaitu gelar seni budaya pada 3 September. Karena kalau seandainya ada kerusuhan pada tanggal 4, yang muncul wajahnya pasti saya. Maka kami ambil jalur yang lebih elegan,” tambahnya.

Baca Juga:  Kampanye Calon Bupati Nomor Urut 1 Usung Program Desa Tuntas Sampah Atasi Krisis TPPAS Sarimukti

Acara Gelar Seni Budaya Lindu Aji Garis Lurus Pemalang akan digelar pada Rabu, 3 September 2025, siang hari. Dalam kegiatan ini, Lindu Aji menyampaikan sikap resmi sekaligus meneguhkan komitmen menjaga Pemalang tetap aman dan kondusif