Karawang, MEDIASERUNI.ID – Acara bertajuk ‘Ciherang Bershalawat’ tersebut dipusatkan di kediaman Kepala Desa Wadas, Junaedi, serta dihadiri oleh tokoh masyarakat dan warga setempat.

​”Alhamdulillah, malam Jumat ini kami dapat berkumpul bersama warga di kediaman saya. Perlu diingat, melalui acara ‘Ciherang Bershalawat’ ini, kita juga mengaktualisasikan rasa syukur atas milangkala Desa Wadas yang ke-43 tahun,” ujar Junaedi, Kamis 27 Agustus 2026, malam.

​Junaedi berharap rangkaian tablig akbar, zikir, dan selawat bersama ini mampu mewujudkan asa serta harapan warga Desa Wadas ke depannya. Selain itu, momentum ini dipandang penting sebagai perekat hubungan antarwarga.

​”Selain menjadi ajang silaturahmi antar-pemimpin Desa Wadas, acara ini bisa menjadi sarana yang mengguyubkan sesama warga,” tuturnya.

Baca Juga:  Pansus 14 DPRD Kota Bandung Segera Rampungkan Raperda Perilaku Seksual Berisiko

​Terlebih dalam menyongsong kontestasi Pilkades serentak, Junaedi menilai kegiatan keagamaan seperti ini sangat efektif untuk memelihara iklim desa yang sejuk dan harmonis.

​”Apalagi menjelang Pilkades serentak, saya beranggapan acara ini bisa menjadi sarana penjaga kerukunan bermasyarakat dan beragama. Mari kita jaga keutuhan dan kondusifitas masyarakat Desa Wadas melalui berselawat agar ke depannya selalu mendapat keberkahan,” tegasnya.

​Di penghujung pernyataannya, Junaedi menyampaikan permohonan maaf mendalam atas pengabdiannya selama dua dekade memimpin Desa Wadas. Ia berharap estafet pembangunan dapat terus berjalan di masa kepemimpinan berikutnya.

Baca Juga:  Heboh! Mayat Pria dengan Luka di Leher Ditemukan di Saluran Air PLTA Ubrug

​”Saya memohon maaf selama 20 tahun menjabat, baik atas nama pribadi maupun keluarga. Siapa pun penerusnya nanti, semoga dapat meneruskan derap pembangunan yang pernah kami perjuangkan selama dua dekade ini,” pungkas Junaedi. (Damar)