PEMALANG, MEDIASERUNI.ID – Pemerintah Kecamatan Ulujami melalui Tim Pembina Teknis Pemerintahan Desa (PTPD) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Desa Tasikrejo, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Tasikrejo tersebut diawali dengan pemeriksaan administrasi pengelolaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa, mulai dari dokumen perencanaan, realisasi anggaran, hingga laporan pertanggungjawaban. Selanjutnya, tim melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi pembangunan yang dibiayai melalui DD dan ADD guna memastikan kesesuaian antara dokumen administrasi dengan kondisi di lapangan.
Monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian dari upaya pembinaan Pemerintah Kecamatan Ulujami agar seluruh program pembangunan desa berjalan sesuai ketentuan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain mengecek progres pembangunan fisik, Tim PTPD juga memberikan masukan kepada pemerintah desa terkait penyempurnaan administrasi, pelaksanaan kegiatan, hingga pelaporan keuangan. Pendekatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan profesional.
Perangkat Kecamatan Ulujami menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi merupakan bagian dari fungsi pembinaan kepada pemerintah desa agar pengelolaan Dana Desa semakin baik.
“Monitoring dan evaluasi ini bukan untuk mencari kesalahan pemerintah desa, melainkan sebagai bentuk pembinaan dan pendampingan. Kami ingin memastikan setiap rupiah Dana Desa dan Alokasi Dana Desa dikelola secara transparan, akuntabel, tepat sasaran, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Harapannya, hasil evaluasi ini menjadi bahan perbaikan agar pelaksanaan pembangunan pada tahap berikutnya semakin berkualitas,” ujar perwakilan Tim PTPD Kecamatan Ulujami.
Melalui kegiatan Monev yang dilakukan secara berkala, Pemerintah Kecamatan Ulujami berharap seluruh desa di wilayahnya mampu meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban penggunaan anggaran desa sehingga pembangunan dapat berjalan efektif, efisien, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
