Garut, MEDIASERUNI.ID – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., hadir memberikan motivasi dan doa kepada sekitar 280 santri baru Al Mashduqi International Islamic Boarding School Garut dalam acara Inauguration Ceremony 2026 yang digelar di Gedung Graha Patriot, Selasa, 25 Agustus 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam menekankan pentingnya membangun karakter, disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, iman, ilmu, dan akhlak mulia sebagai bekal utama dalam meraih cita-cita.

“Kalau ingin berhasil harus mau belajar, menjadi kuat harus berlatih, menjadi pemimpin harus bertanggung jawab, dan menjadi manusia hebat harus memiliki karakter serta akhlak yang baik,” pesan Pangdam kepada seluruh santri.

Ia juga mengingatkan bahwa kegagalan merupakan bagian tak terpisahkan dari proses pembelajaran. Para santri didorong untuk mengubah pola pikir dari “saya tidak bisa” menjadi “saya belum bisa, tetapi akan belajar sampai bisa”.

Baca Juga:  Indonesia Darurat Sampah: Haris Bunyamin Dorong Revolusi Teknologi dan Peradaban Ekologis

Pangdam juga mengajak para santri untuk menerapkan nilai-nilai Patriot Student Camp 2026 dalam kehidupan sehari-hari, serta membentuk pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan penyampaian motivasi oleh Deputi I BNPT Mayjen TNI Sudaryanto. Dalam pemaparannya, ia mengingatkan para santri mengenai berbagai ancaman yang perlu diwaspadai, antara lain radikalisme, terorisme, narkoba, sikap intoleransi, hingga penyebaran berita bohong (hoaks). Para santri pun diimbau untuk senantiasa menggunakan teknologi dan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat, antara lain Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Hoerudin Amin, Wakil Ketua DPRD Garut Ai Suryana, perwakilan Kasrem 062/Tarumanagara, Dandim 0611/Garut, serta Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk Untung Budiharto.

Baca Juga:  Tausiah 1 Muharram 1448 H: Jenderal Santri Ajak Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial

Rangkaian kegiatan meliputi demonstrasi student life skills, sesi bersama orang tua, foto bersama, serta penyerahan bantuan CSR berupa pengadaan pendingin udara untuk mendukung kenyamanan kegiatan belajar mengajar di pesantren. (Abucek)