Karawang, MEDIASERUNI.ID – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karawang melarang keras panitia penyelenggara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak menggunakan area pemakaman umum sebagai Tempat Pemungutan Suara (TPS).

​Ketua MUI Kabupaten Karawang, KH Tajuddin Nur, menegaskan bahwa seluruh pihak harus tetap memperhatikan etika dan adab dalam menyalurkan hak pilih, termasuk dalam menentukan lokasi pencoblosan.

​”Kita perlu memperhatikan adab dalam menyalurkan aspirasi kita, apalagi ini kegiatan yang berhubungan dengan pemungutan suara Pilkades,” ujar Tajuddin Nur saat memberikan imbauan di Karawang.

​Tajuddin menyoroti potensi terjadinya pelanggaran etika jika lokasi pemakaman dipaksakan menjadi TPS. Pihaknya khawatir warga atau pemilih yang datang nantinya melangkahi hingga menduduki makam saat mengantre.

​Menurutnya, perilaku menduduki atau tidak menghormati pemakaman merupakan tindakan yang tidak etis dan bertentangan dengan ajaran agama. ​”Bila dipandang dari sudut pandang syariat, itu saja sudah tidak pantas. Ditakutkan warga nantinya menduduki makam yang mana ini merupakan perilaku tidak etis,” tegasnya.

Baca Juga:  Warga Korban Bencana Pergerakan Tanah di Palabuhan Ratu Dihantui Ketakutan Rumah Ambruk

​Ia mengingatkan bahwa gelaran Pilkades bukan kali pertama dilaksanakan di Karawang. Oleh karena itu, para aparatur desa dan panitia penyelenggara seharusnya sudah semakin bijak dalam menentukan tempat yang layak.

​”Pilkades ini kan sudah beberapa kali terlaksana. Dari kami mengimbau bagi aparatur desa untuk memilih lokasi yang seyogianya pantas,” tambah Tajuddin.

​Sebagai alternatif, MUI Karawang menyarankan agar penyelenggara memanfaatkan fasilitas umum lain yang memiliki lahan terbuka luas dan tidak menyalahi adab. ​”Seperti bangunan-bangunan milik pemerintah yang terdapat halaman luas atau lapangan,” jelasnya.

​MUI berharap pesta demokrasi di tingkat desa ini dapat berlangsung aman, damai, dan lancar tanpa mengganggu ketertiban umum maupun aktivitas perekonomian warga sekitar.

Baca Juga:  Kang HJA Ajak Warga Istiqamah Jaga Kebersihan Lewat Gerakan Langit Biru Demokrat

​Tajuddin juga berpesan agar seluruh proses Pilkades dijalankan secara amanah, mengingat dampaknya yang sangat besar bagi kelangsungan pembangunan di desa. ​”Dampak dari pemilihan yang tidak amanah akan dapat berdampak ke sektor-sektor yang lainnya,” pungkas Tajuddin. (damar)