Karawang, MEDIASERUNI.ID – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serempak, 22 November 2026, Polresta Karawang bersiap mengamankan titik-titik krusial dan rawan konflik. Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan kondusivitas di 67 desa yang menyelenggarakan pesta demokrasi tingkat desa tersebut.

​Kapolresta Karawang Kombes Pol Mario Prahatinto, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh jajaran guna melakukan pemutakhiran data pengamanan. Polresta Karawang memetakan tingkat kerawanan wilayah ke dalam tiga kategori, yakni lokasi aman (tidak rawan), rawan, dan sangat rawan.

​”Untuk pendataan titik tidak rawan, rawan, dan sangat rawan baru saja selesai kami masukkan datanya,” ujar Mario. ​Lokasi dengan tingkat kerawanan tinggi akan mendapat perhatian khusus dari kepolisian.

Baca Juga:  Memohon Bantuan, Erwin Adha Mencari Ayahnya yang Terpisah Sejak SD

Selain pemetaan potensi keributan, Polresta Karawang juga mengantisipasi tantangan cuaca mengingat pelaksanaan Pilkades bertepatan dengan musim penghujan.

​Mario menginstruksikan panitia Pilkades agar menyiapkan fasilitas perlindungan di TPS untuk mencegah gangguan akibat hujan. “Kita mengimbau panitia agar menggunakan tempat pemungutan suara yang teduh atau tertutup agar proses pemungutan suara tetap dapat berjalan lancar,” tambah Mario.

​Untuk mengamankan jalannya pesta demokrasi ini, Polresta Karawang mengerahkan sekitar 390 hingga 400 personel. Selain gabungan anggota kepolisian dan TNI, personel pengamanan juga diperkuat oleh Satpol PP serta penambahan lebih dari 300 personel Brimob Polda Jabar.

​Sebelum mengakhiri keterangannya, Mario menegaskan bahwa seluruh personel kepolisian akan disebar untuk mengamankan lokasi TPS. Ia meminta panitia Pilkades di tiap desa wajib mengenali personel kepolisian yang bertugas di wilayahnya. (damar)

Baca Juga:  Sidang Sengketa Tanah di PN Karawang Nenek Tuti Haryati Teriak Sebut Nama Jokowi