PEMALANG,MEDIASERUNI.ID – Pengurus Majelis Luhur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia (MLKI) Kabupaten Pemalang periode 2026–2031 resmi dikukuhkan dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Sasana Bakti Praja Pendopo Kabupaten Pemalang,sabtu 18/4/2026

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta para penghayat kepercayaan dari berbagai wilayah di Kabupaten Pemalang.

Ketua Presidium MLKI Jawa Tengah dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan penghayat kepercayaan kini memiliki kedudukan yang setara secara hukum dengan agama, sebagaimana ditegaskan dalam putusan Mahkamah Konstitusi tahun 2016.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran pengurus MLKI sebagai teladan di tengah masyarakat.
“Penghayat kepercayaan itu identitasnya bukan hanya di KTP, tetapi pada laku kehidupan sehari-hari. Harus mampu menjaga kerukunan, gotong royong, dan ketertiban sosial,” ujarnya.

Baca Juga:  Rahasia Kecantikan Wanita, Tips Mempertahankan Pesona Alamiah

Selain itu, ia mendorong pengurus MLKI untuk bersinergi dengan pemerintah daerah serta aktif melakukan pendataan warga penghayat guna memastikan terpenuhinya hak-hak sipil.

Sementara itu, sambutan Bupati Pemalang yang diwakili oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pemalang, Joko Ngatmo, menyampaikan bahwa pengukuhan pengurus MLKI bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan memiliki makna strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pemalang, kami mengucapkan selamat kepada pengurus MLKI yang telah dikukuhkan. Ini adalah momentum penting dalam memperkuat peran penghayat kepercayaan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat,” kata Joko Ngatmo.

Ia menegaskan bahwa keberagaman keyakinan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Pemalang, merupakan kekayaan yang harus dijaga bersama.
“Keberagaman adalah kekuatan. Kita harus saling menghormati, melindungi, dan merawatnya demi terciptanya kehidupan yang rukun dan damai,” tambahnya.

Baca Juga:  Warga Purana Tolak Pembangunan TPAS, Datangi Kantor Desa Bersama Warga Desa Tetangga

Dalam arahannya, Joko Ngatmo juga menyampaikan beberapa pesan penting kepada pengurus MLKI. Di antaranya adalah menjaga dan melestarikan tradisi serta kearifan lokal, meningkatkan peran dalam menciptakan kerukunan, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.

Selain itu, pengurus MLKI juga diharapkan mampu menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat dengan menjunjung tinggi nilai kebersamaan, gotong royong, serta persatuan dan kesatuan bangsa.

“Pemerintah Kabupaten Pemalang berkomitmen menjunjung tinggi nilai toleransi, persatuan, dan penghormatan terhadap seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Acara pengukuhan ini menjadi simbol komitmen bersama antara pemerintah dan penghayat kepercayaan untuk terus menjaga harmoni sosial serta mendukung pembangunan daerah menuju Pemalang yang lebih maju dan berkeadaban