Sukabumi, MEDIASERUNI.ID – Pemkab Sukabumi terus memperkuat upaya pemerataan layanan kesehatan bagi masyarakat melalui percepatan pencapaian Universal Health Coverage (UHC). Komitmen tersebut diwujudkan dengan mempererat sinergi bersama Tim Percepatan UHC Provinsi Jabar, di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Selasa 7 Juli 2026.
Pertemuan yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, membahas langkah-langkah strategis untuk mempercepat target UHC sejalan dengan program prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat.
“UHC merupakan sistem yang menjamin setiap warga memperoleh akses layanan kesehatan yang adil, berkualitas, dan terjangkau,” kata Ade Suryaman, seraya mengungkapkan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah.
Tantangan tersebut terutama keterbatasan fiskal pascabencana pada 2024 dan 2025 yang berdampak pada kemampuan pembiayaan iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat. Meski demikian, Pemkab Sukabumi tetap berkomitmen mencari solusi melalui kolaborasi lintas sektor.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jawa Barat, Berli Hamdani Gelung Sakti, menekankan pentingnya akurasi data kependudukan sebagai dasar penetapan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Senada, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, Nora D. Manurung, mengingatkan pentingnya validasi data peserta secara berkala agar bantuan iuran tepat sasaran.
Sebagai tindak lanjut, tim teknis dari pemerintah kabupaten dan provinsi akan menyusun regulasi, penyesuaian anggaran, serta skema pelibatan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“Langkah ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya perlindungan kesehatan yang menyeluruh bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi,” ucap Nora. (Irma)
