Karawang, MEDIASERUNI.ID – Manager Communication Relations & CID (Community Involvement and Development) Regional Jawa PHE ONWJ, Pinto Budi Bowo Laksono, menyebut tidak menemukan kejanggalan operasional perusahaan berkaitan temuan ceceran material diduga limbah minyak mentah (oil spill) di wilayah pesisir pantai Cemarajaya, Karawang.

Hal itu diungkapkan seusai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Kabupaten Karawang. Ia mengatakan, pihaknya langsung melakukan verifikasi ke lapangan setelah menerima laporan mengenai temuan material tersebut.

“Kita dari PHE ONWJ, segera setelah mendapat laporan, langsung memverifikasi ke lapangan. Namun tidak ditemukan kejanggalan operasional. Jadi, semuanya dalam keadaan normal,” ujar Pinto.

Pinto menegaskan, hasil pemeriksaan internal juga tidak menunjukkan adanya kebocoran yang berkaitan dengan operasional PHE ONWJ. “Intinya tidak ada hal-hal yang berhubungan dengan kebocoran. Semuanya dipastikan tidak ada kejanggalan,” tegasnya.

Baca Juga:  Disparbud Karawang Apresiasi Paguyuban Seni Pelestari Budaya Lokal

Meski demikian, PHE ONWJ tetap mengambil langkah pembersihan sebagai bentuk itikad baik serta komitmen bersama pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan pemerintah desa setempat.

Sementara hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Kabupaten Karawang, akan membentuk tim investigasi untuk membuktikan verifikasi PHE ONWJ.

“Secara itikad baik, kami berkomitmen dengan Pemerintah Daerah Karawang, stakeholder, bersama pemerintah desa setempat. Kami melakukan pembersihan atas imbauan dari Bupati Karawang bersama para pihak yang terkait,” jelasnya.

Menurutnya, langkah pembersihan tersebut telah dilakukan meskipun hingga kini belum diketahui secara pasti asal-usul material yang ditemukan di pesisir.

Sementara itu, melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang komisi III DPRD Kabupaten Karawang, melalui Komisi III, segera membentuk tim investigasi minyak mentah (oil spill) di pesisir pantai Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya.

Baca Juga:  Pansus 12 DPRD Kota Bandung Matangkan Raperda Kesejahteraan Sosial, Siap Gantikan Perda Lama

Tim ini akan melibatkan akademisi dan ahli untuk mengungkap pemilik limbah misterius yang mendarat di pesisir pantai Cemarajaya. “Tim investigasi penting untuk memastikan asal-usul material minyak mentah di pantai Cemarajaya,” ucap Ketua Komisi III DPRD Karawang Deddy Indra Setiawan. (Damar)