Karawang, MEDIASERUNI.ID – Kebakaran yang melanda area Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Karawang berdampak pada jaringan listrik di sekitar lokasi. PT PLN mengklaim perbaikan dan penggantian kabel yang terdampak kebakaran rampung dalam waktu sekitar lima jam pada hari yang sama.

Staf Teknik PLN UP 3 Karawang, Muhamad Renaldi, menjelaskan Kantor ATR/BPN tidak memiliki gardu listrik sendiri. Pasokan listrik ke kantor tersebut berasal dari jaringan yang terhubung dengan sejumlah gardu di luar area kantor.

“Di ATR/BPN tidak memiliki gardu listrik, adanya kWh (kilowatt-hour). Gardu listriknya di luar, dekat kantor pajak,” ujar Renaldi kepada MediaSeruni, Senin 19 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah gardu listrik yang menyuplai kebutuhan listrik di kawasan tersebut. Dalam peristiwa kebakaran itu, aset kelistrikan PLN turut terdampak hingga ke bagian depan area kantor.

Renaldi mengatakan, PLN terlebih dahulu melakukan pemadaman pada sejumlah titik untuk mengantisipasi risiko kelistrikan selama proses penanganan kebakaran berlangsung.

“Efek dari kebakaran, maka kami padamkan terlebih dahulu yang di depan, di belakang, maupun di kiri dan kanan,” katanya.

Baca Juga:  Rizal Bawazier, Legislator yang Hadir untuk Rakyat: Aspirasi Didengar, Aksi Nyata Dirasakan

Setelah kondisi memungkinkan, petugas PLN melakukan pendataan terhadap aset yang mengalami kerusakan. Pemeriksaan tersebut mencakup kWh meter dan kabel yang terdampak kebakaran.

Berdasarkan hasil pendataan, PLN kemudian menyiapkan material kabel untuk mengganti bagian jaringan yang mengalami kerusakan. Proses pemulihan dilakukan pada hari yang sama setelah petugas menyelesaikan pemeriksaan awal.

“Jadi, persiapan recovery itu kami mempersiapkan material kabel, lalu kita sambung lagi dengan yang baru,” jelasnya.

Renaldi menyebutkan, proses pemadaman hingga penggantian kabel berlangsung sekitar lima jam. Ia memastikan jaringan listrik yang terdampak telah kembali beroperasi. “Kalau sekarang kan sudah nyala, ya? Sudah nyala, berarti sudah selesai,” ujarnya.

Tidak Ada Indikasi Mencurigakan pada Gardu

Terkait kondisi gardu listrik PLN di sekitar area Kantor BPN Karawang, Renaldi mengatakan tidak ditemukan hal mencurigakan berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan petugas PLN. Ia juga menyatakan gardu di sekitar lokasi dalam kondisi aman.

Menurutnya, sistem kelistrikan memiliki perangkat proteksi untuk memutus aliran listrik ketika terjadi gangguan pada jaringan. Kondisi tersebut menjadi salah satu aspek yang diperiksa petugas saat melakukan penanganan.

Baca Juga:  Bawah Jembatan Pasupati Bandung Bertransformasi Jadi Ruang Publik Modern

Meski demikian, pemeriksaan terhadap jaringan listrik merupakan bagian dari penanganan teknis PLN dan tidak dengan sendirinya menentukan penyebab kebakaran di area Kantor ATR/BPN Karawang.

Ke depan, Renaldi menyebut koordinasi terkait mitigasi kelistrikan dapat dilakukan bersama pihak terkait. Apabila ditemukan indikasi gangguan pada instalasi listrik, pihak terkait dapat berkonsultasi dengan PLN untuk memperoleh penanganan lebih lanjut. (damar)