Bandung Barat, MEDIASERUNI.ID – PSSI Kabupaten Bandung Barat (KBB), berkontribusi dalam pencapaian Rekor MURI yang diraih PSSI Jawa Barat, melalui penyelenggaraan Kursus Pelatih Sepak Bola Lisensi D PSSI di Aula MA Al Ikhwan Cikalongwetan, Sabtu 13 Juni 2026.

Program yang merupakan bagian dari pengembangan sumber daya manusia sepak bola PSSI Jawa Barat tersebut berhasil mencatatkan rekor sebagai Kursus Pelatih Lisensi D PSSI dengan jumlah peserta terbanyak. Sebanyak 60 peserta mengikuti kegiatan yang dibagi ke dalam dua kelas.

Ketua PSSI Kabupaten Bandung Barat, Aep Nurdin, mengatakan bahwa keberhasilan tersebut merupakan bentuk dukungan PSSI KBB terhadap program peningkatan kualitas pelatih yang dicanangkan PSSI Jawa Barat.

“Program ini merupakan program PSSI Jawa Barat yang dilaksanakan di seluruh kabupaten dan kota. Alhamdulillah, Kabupaten Bandung Barat dapat memberikan kontribusi terbaik dengan jumlah peserta terbanyak sehingga turut menyumbangkan capaian Rekor MURI bagi PSSI Jawa Barat,” ujarnya.

Aep Nurdin berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kompetensi kepelatihan.

“Setelah menyelesaikan kursus ini, para peserta diharapkan mampu menjadi pelatih yang aktif membina pemain usia dini dan menjadi bagian penting dalam mencetak talenta-talenta sepak bola yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat,” katanya.

Sementara itu, Pembina Yayasan Al Ikhwan Cikalongwetan, Ruhyan Soleh, menyambut baik pelaksanaan Kursus Pelatih Lisensi D PSSI di lingkungan pendidikan yang dikelola yayasan.

Baca Juga:  BPS Jabar Sebut Jumlah Penduduk Miskin di Jawa Barat Mengalami Penurunan Dua Tahun Terakhir

Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk karakter, meningkatkan kesehatan fisik, serta mendukung perkembangan intelektual generasi muda.

Ia menjelaskan bahwa hal tersebut sejalan dengan filosofi yang dikenal luas dalam tradisi pendidikan Islam, “Al-‘Aqlu Salim fi al-Jismi Salim”, yang berarti “akal yang sehat terdapat dalam tubuh yang sehat.”

“Olahraga bukan hanya membentuk fisik yang kuat, tetapi juga menanamkan disiplin, tanggung jawab, sportivitas, dan ketangguhan mental. Karena itu, Yayasan Al Ikhwan mendukung penuh kegiatan olahraga yang bertujuan mencetak generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berprestasi,” ujar Ruhyan Soleh.

Ia menambahkan bahwa Yayasan Al Ikhwan terbuka untuk mendukung berbagai kegiatan positif yang berorientasi pada pengembangan pendidikan, olahraga, dan pembinaan generasi muda di Kabupaten Bandung Barat.

Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal PSSI Jawa Barat, Muhamad Jaelani Saputra, mengapresiasi kontribusi PSSI Kabupaten Bandung Barat dalam menyukseskan program tersebut hingga mampu menyumbangkan capaian Rekor MURI bagi PSSI Jawa Barat.

“Selamat kepada PSSI Kabupaten Bandung Barat yang telah berkontribusi terhadap terciptanya Rekor MURI PSSI Jawa Barat melalui penyelenggaraan Kursus Pelatih Lisensi D dengan jumlah peserta terbanyak. Ini menunjukkan tingginya semangat dan kepedulian terhadap peningkatan kualitas pelatih sepak bola di daerah,” kata Muhamad Jaelani Saputra.

Baca Juga:  Pj. Bupati Lampung Utara Sidak Pasar Propau, Ungkap Kondisi Ekonomi Masyarakat

Menurutnya, semakin banyak pelatih yang memiliki lisensi akan semakin memperkuat fondasi pembinaan sepak bola, terutama pada kelompok usia dini. Kehadiran pelatih yang kompeten diharapkan mampu melahirkan sistem pembinaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Selain fokus pada peningkatan kualitas pelatih, PSSI Kabupaten Bandung Barat juga terus mempersiapkan berbagai program pembinaan dan kompetisi, termasuk Suratin, turnamen pelajar, serta persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

Melalui penyelenggaraan Kursus Pelatih Lisensi D ini, diharapkan lahir semakin banyak pelatih berlisensi yang mampu memperkuat pembinaan sepak bola usia dini, sekaligus menjadi fondasi peningkatan prestasi sepak bola Kabupaten Bandung Barat dan Jawa Barat di masa mendatang. (Dadan)