Cimahi, MEDIASERUNI.ID – Siapa bilang rapat harus selalu berlangsung di ruang berpendingin udara. Pengurus Gema Persaudaraan Sunda Nusantara (GESANTARA) justru memilih suasana yang lebih membumi dengan menggelar rapat terbatas di kawasan Pasar Atas Cimahi. Di tengah denyut aktivitas para pedagang dan masyarakat, lahir berbagai gagasan tentang masa depan pasar sebagai ruang budaya sekaligus destinasi wisata.
Pertemuan ini dihadiri langsung Ketua Umum Gesantara, H. Hendra Gunawan, didampingi Wakil Ketua, Bendahara, serta Ketua Penasihat H. Iwan Gunawan, S.E. Meski sederhana, diskusi berlangsung hangat dan menghasilkan sejumlah pandangan strategis mengenai potensi besar yang dimiliki Pasar Atas Cimahi.
Menurut H. Hendra Gunawan, Pasar Atas tidak hanya berfungsi sebagai pusat perdagangan, tetapi juga memiliki nilai budaya, sejarah, dan kehidupan masyarakat yang layak dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis kearifan lokal.
“Pasar tradisional memiliki cerita, kuliner, seni, dan interaksi sosial yang tidak dimiliki pusat perbelanjaan modern. Jika dikemas dengan baik, Pasar Atas Cimahi dapat menjadi daya tarik wisata yang unik, bahkan mampu memadukan konsep pasar tradisional dengan sentuhan modern,” ujarnya.
Ketua Penasihat Gesantara, H. Iwan Gunawan, S.E., menambahkan bahwa pengembangan kawasan pasar perlu dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak agar manfaatnya dapat dirasakan oleh pedagang, pelaku UMKM, seniman, hingga masyarakat luas.
“Gesantara siap untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Cimahi maupun dinas terkait dalam merancang program penguatan budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata berbasis masyarakat,” kata H. Iwan.
Melalui langkah kecil berupa rapat di tengah pasar, Gesantara ingin menunjukkan bahwa ide-ide besar bisa lahir dari ruang-ruang sederhana. Harapannya, Pasar Atas Cimahi tidak hanya menjadi tempat bertransaksi, tetapi juga menjadi etalase budaya dan destinasi wisata yang membanggakan Kota Cimahi. (Chandra)
