PEKALONGAN, MEDIASERUNI.ID — Hari Batik Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober menjadi momentum untuk kembali mengingat pentingnya menjaga dan melestarikan batik sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.

Pesan tersebut turut disampaikan melalui unggahan akun Instagram @rizal.bawazier pada Jumat, 2 Oktober 2026. Dalam unggahan tersebut, disampaikan ucapan “Selamat Hari Batik Nasional” yang dibarengi dengan tampilan busana batik.

Peringatan Hari Batik Nasional memiliki makna penting bagi Indonesia. Tanggal 2 Oktober ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 33 Tahun 2009, setelah batik Indonesia mendapatkan pengakuan UNESCO sebagai warisan budaya takbenda pada 2 Oktober 2009.

Batik bukan sekadar kain dengan beragam motif dan warna. Di dalamnya terdapat nilai sejarah, kreativitas, filosofi serta identitas budaya yang berkembang di berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga:  DPRD Karawang Susun 20 Raperda di 2025, 12 Raperda Usulan Pemkab

Karena itu, peringatan Hari Batik Nasional tidak hanya menjadi seremoni tahunan. Momentum tersebut juga dapat menjadi pengingat agar masyarakat terus mengenakan, mengenalkan dan ikut menjaga keberlangsungan batik sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.

Bagi daerah seperti Pekalongan, Pemalang dan Batang, batik juga memiliki kedekatan dengan kehidupan masyarakat serta perkembangan ekonomi kreatif. Penggunaan batik dalam berbagai kesempatan dapat menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap karya para perajin dan pelaku usaha batik.

Melalui unggahan tersebut, pesan yang disampaikan Rizal Bawazier juga menjadi bagian dari upaya memperingati Hari Batik Nasional dengan semangat kebanggaan terhadap budaya Indonesia.

Baca Juga:  Ikan Gabus Purwakarta Jadi Primadona Pasar Luar Daerah, 80 Persen Didistribusikan ke Karawang hingga Depok

Hari Batik Nasional 2026 pada akhirnya menjadi momentum untuk melihat batik bukan hanya sebagai pakaian, tetapi juga sebagai warisan budaya yang perlu terus dirawat agar tetap hidup, berkembang dan dikenal oleh generasi berikutnya.