PEMALANG, MEDIA– Pemerintah Desa Padek, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, resmi memulai tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 dengan menggelar Musyawarah Desa Pembentukan Panitia Pemilihan Kepala Desa dan Tim Pengawas Pilkades, Selasa (14/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam mempersiapkan seluruh rangkaian penyelenggaraan Pilkades yang akan berlangsung tahun ini.
Musyawarah desa dihadiri oleh unsur Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta perwakilan berbagai lembaga kemasyarakatan. Seluruh peserta mengikuti jalannya musyawarah dengan semangat kebersamaan untuk membangun komitmen menyukseskan pesta demokrasi di tingkat desa.
Pembentukan Panitia Pilkades dilakukan sebagai amanat peraturan perundang-undangan yang mengatur penyelenggaraan pemilihan kepala desa. Panitia memiliki tanggung jawab besar dalam mengawal seluruh tahapan, mulai dari persiapan administrasi, penyusunan jadwal, sosialisasi kepada masyarakat, hingga pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara.
Selain panitia penyelenggara, musyawarah juga menetapkan Tim Pengawas Pilkades yang akan mengawasi seluruh proses agar berjalan sesuai aturan. Tim pengawas diharapkan mampu menjaga integritas pelaksanaan Pilkades sehingga tercipta proses demokrasi yang jujur, adil, transparan, dan akuntabel.
Suasana musyawarah berlangsung penuh kekeluargaan dengan mengedepankan prinsip musyawarah mufakat. Seluruh peserta sepakat bahwa suksesnya Pilkades tidak hanya menjadi tanggung jawab panitia, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat Desa Padek.
Camat Ulujami, Waluyo, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya musyawarah pembentukan panitia dan tim pengawas tersebut. Menurutnya, tahapan ini merupakan fondasi penting dalam menentukan kualitas penyelenggaraan Pilkades Serentak Tahun 2026.
Waluyo berharap seluruh panitia dan tim pengawas yang telah dipercaya mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, serta menjaga netralitas selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung. Ia menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui penyelenggaraan pemilihan yang bersih dan berkeadilan.
Lebih lanjut, Waluyo mengajak seluruh masyarakat Desa Padek untuk menjaga persatuan dan kerukunan meskipun nantinya terdapat perbedaan pilihan politik. Menurutnya, Pilkades merupakan sarana demokrasi yang bertujuan memilih pemimpin terbaik, bukan menjadi alasan munculnya perpecahan di tengah masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, BPD, panitia, tim pengawas, aparat keamanan, serta seluruh komponen masyarakat agar setiap tahapan Pilkades berjalan aman, tertib, damai, dan kondusif. Dengan kolaborasi yang baik, setiap potensi permasalahan dapat diantisipasi sejak dini.
Melalui pembentukan Panitia Pilkades dan Tim Pengawas ini, Pemerintah Desa Padek optimistis seluruh tahapan Pemilihan Kepala Desa Tahun 2026 dapat berjalan lancar hingga menghasilkan pemimpin desa yang amanah, berintegritas, visioner, serta mampu membawa Desa Padek menuju pembangunan yang lebih maju dan kesejahteraan masyarakat yang semakin meningkat.
