Karawang, MEDIASERUNI.ID – Universitas Singa Perbangsa Karawang (Unsika) mendapat kehormatan menjadi tuan rumah kegiatan SElA BKS PTN Barat Bidang Pendidikan Tahun 2026 yang berlangsung pada 17 hingga 20 Juni 2026.

Kegiatan tersebut resmi dibuka di Galeri Bale Indung Nyi Pagerasih dengan rangkaian gala dinner yang dihadiri para dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di wilayah Indonesia Barat.

Dekan FKIP Unsika, Sutirna, menjelaskan kegiatan tahun ini diikuti oleh 26 PTN dari Indonesia Barat. Menurutnya, forum tersebut bertujuan mempererat silaturahmi, komunikasi, dan kolaborasi antarperguruan tinggi.

“Acara ini diikuti oleh para dekan FKIP dan FIP dari 26 PTN di Indonesia Barat. Tujuannya untuk memperkuat silaturahmi dan komunikasi antarlembaga pendidikan tinggi,” ujar Sutirna, Kamis 17 Juni 2026.

Ia mengatakan pelaksanaan tahun ini memiliki sejumlah agenda yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satunya adalah penyelenggaraan seminar internasional yang menghadirkan Atase Pendidikan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Mr. Johnton.

“Seminar internasional akan diisi langsung oleh Atase Pendidikan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Mr. Johnton,” katanya.

Baca Juga:  Waspadai Keroakan Jalan Sepanjang 300 Meter ke Arah Putaran Balik Klari, Banjir Melanda

Selain itu, kegiatan juga menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK). Panitia turut menggelar lomba penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang diikuti perguruan tinggi se-Indonesia Barat.

“Melalui kompetisi ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi perguruan tinggi yang meraih prestasi,” tuturnya.

Menurut Sutirna, prestasi mahasiswa dalam ajang tersebut juga akan berdampak pada peningkatan rekam jejak akademik dosen dan institusi karena kompetisi tersebut berskala nasional.

“Ini merupakan perlombaan tingkat nasional sehingga memiliki nilai strategis bagi kampus maupun dosen pembimbing,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, para peserta juga membahas berbagai isu strategis pendidikan nasional. Salah satunya terkait kebijakan peleburan program studi di lingkungan pendidikan keguruan.

“Kami ingin menyampaikan berbagai masukan kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi terkait dinamika pendidikan, termasuk isu peleburan program studi keguruan,” ungkapnya.

Ia berharap pertemuan tersebut dapat memperkuat kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan PTN Indonesia Barat.

“Dengan kerja sama yang semakin erat, bukan tidak mungkin reputasi dan kualitas perguruan tinggi akan semakin meningkat,” katanya.

Baca Juga:  Terkait Kasus Ruislag Pemkab Karawang, Tim Penyidik Kejati Jabar Geledah Rumah Pribadi Sekda

Sementara itu, Ketua BKS PTN Barat, Sunyono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang bertujuan menangkap berbagai isu terkini di dunia pendidikan.

“Kami akan membahas berbagai isu pendidikan yang sedang berkembang. Hasil pembahasan nantinya akan kami sampaikan kepada kementerian terkait,” ujarnya.

Selain itu, forum juga membahas persoalan kesejahteraan guru yang dinilai masih menjadi perhatian penting dalam pembangunan pendidikan nasional.

“Kami bersama para dekan FKIP, FIP, dan Tarbiyah dari berbagai perguruan tinggi membahas isu-isu tersebut karena menjadi prioritas bersama,” pungkasnya. (Damar)