Bekasi, MEDIASERUNI.ID – Menyambut Hari Anak Nasional, PT PLN (Persero) UIT JBT (Jawa Bagian Tengah), melalui UPT Bekasi meresmikan Program TJSL PELITA (Penggerak Literasi Tambun Selatan) On The Move pada Festival Literasi Anak Bekasi di Gedung Juang 45 Bekasi, Sabtu 4 Juli 2026. Kegiatan ini dalam rangkaian Festival Literasi Anak Bekasi, di Gedung Juang 45 Bekasi, Jawa Barat.

Program PELITA On The Move merupakan inovasi berbasis komunitas melalui perpustakaan keliling menggunakan gerobak listrik yang dilengkapi koleksi buku bacaan, fasilitas digital, permainan edukatif, serta berbagai aktivitas pembelajaran kreatif bagi anak-anak. Kegiatan tersebut diikuti 193 peserta, terdiri dari 80 anak, 53 relawan literasi, serta 60 perwakilan stakeholder, termasuk dukungan orang tua dan masyarakat sekitar.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya PLN UIT JBT bersama berbagai pihak untuk meningkatkan minat baca anak sejak dini, memperluas akses pendidikan nonformal, serta membangun ekosistem pembelajaran yang inklusif dan berkelanjutan.

Manager PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Bekasi, Indra Kurniawan, menyampaikan bahwa program ini menjadi wujud komitmen PLN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan, khususnya Ring-1 aset ketenagalistrikan.

“Jaringan transmisi memiliki peran vital dalam menjaga pasokan listrik tetap andal bagi masyarakat. Di sisi lain, PLN UIT JBT ingin memastikan keberadaan infrastruktur kelistrikan juga membawa manfaat lebih luas. Melalui PELITA On The Move, kami menghadirkan ruang belajar yang positif untuk meningkatkan minat baca sekaligus membangun kepedulian anak-anak terhadap keselamatan ketenagalistrikan,” ujarnya.

Baca Juga:  IWO Indonesia di Karawang Tegas Tolak RUU Penyiaran

Indra menjelaskan, program ini dirancang berdasarkan pemetaan sosial terhadap kebutuhan dan potensi masyarakat. Salah satu tantangan di sekitar jaringan transmisi adalah masih adanya aktivitas bermain layang-layang di dekat jalur SUTT yang dapat membahayakan keselamatan serta berpotensi mengganggu sistem kelistrikan.

“Kami percaya pendekatan edukasi menjadi bagian penting dalam menjaga aset kelistrikan. Dengan menghadirkan kegiatan membaca, bermain, dan belajar bersama, anak-anak memiliki ruang untuk berkembang sekaligus memahami pentingnya menjaga keselamatan di sekitar jaringan listrik,” tambahnya.

Hingga Juni 2026, Program PELITA On The Move telah menunjukkan perkembangan positif melalui penyediaan gerobak listrik perpustakaan keliling, penambahan bahan bacaan, perangkat pendukung digital, permainan edukatif, hingga pelaksanaan kegiatan literasi anak. Ke depan, program akan diperkuat melalui peningkatan kapasitas relawan, pengelolaan perpustakaan, dan perluasan kolaborasi.

Menurut Indra, momentum Hari Anak Nasional menjadi pengingat penting bahwa setiap anak berhak mendapatkan kesempatan belajar dan mengembangkan potensi dirinya.

“Setiap buku yang dibaca hari ini adalah investasi bagi masa depan. Melalui PELITA, PLN UIT JBT berharap dapat ikut menghadirkan generasi yang cerdas, kreatif, dan mampu membawa perubahan positif bagi lingkungan sekitarnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan berbagai program pemberdayaan masyarakat menjadi bagian dari transformasi PLN dalam menghadirkan kinerja terbaik sebagai perusahaan berkelas dunia. Capaian PLN tidak hanya tercermin melalui pelayanan listrik yang andal, tetapi juga kontribusi perusahaan dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.

“Prestasi PLN tidak hanya diukur dari keberhasilan menghadirkan energi listrik, tetapi juga dari kemampuan perusahaan memberikan manfaat nyata. Program TJSL seperti PELITA menjadi bukti bahwa peningkatan kinerja PLN berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan,” jelas Indra.

Baca Juga:  Begal Cantik Beraksi di Surabaya, Tusuk Leher Korban Bawa Kabur Mobil

Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan oleh Asisten Daerah III Kabupaten Bekasi Iis Sandra Yanti. Menurutnya, kehadiran PELITA sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Kami mengapresiasi PLN UIT JBT yang turut mendukung program pemerintah dalam memperluas akses pendidikan dan membangun generasi berkualitas. Harapannya, PELITA On The Move dapat terus berkembang sehingga semakin banyak anak-anak dan masyarakat Kabupaten Bekasi yang merasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Program PELITA turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 4 yaitu Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan akses pembelajaran yang inklusif, peningkatan budaya membaca sejak dini, serta pemberdayaan relawan muda sebagai penggerak perubahan.

Melalui kolaborasi bersama pemerintah, komunitas, dan masyarakat, PLN UIT JBT berharap PELITA On The Move tidak hanya menjadi perpustakaan keliling, tetapi juga gerakan bersama untuk menyalakan semangat belajar generasi penerus bangsa. (*)