Karawang, MEDIASERUNI.ID – Multi Stakeholder Forum (MSF) WASH Kabupaten Karawang mempertemukan pemerintah daerah, masyarakat sipil, dan penerima layanan air bersih, sanitasi, serta pengelolaan sampah di Swiss-Belinn Karawang.

Forum yang berlangsung Selasa 3 November 2026 ini diharapkan menjadi ruang dialog untuk mengaktifkan kembali Kelompok Kerja (Pokja) dan Forum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di Karawang.

Forum ini dihadiri sejumlah elemen, di antaranya pemerhati lingkungan dan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Karawang. Kualitas air minum dan sanitasi masih menjadi perhatian krusial di daerah ini.

“Pertemuan multi-pihak yang mempertemukan pihak pemerintah dengan masyarakat sipil serta penerima layanan air bersih, sanitasi, dan pengelolaan sampah (WASH),” tutur Pius, WASH Issue Initiative Coordinator.

Menurut Pius, akses air bersih yang aman, yakni layak minum dan tidak menyebabkan penyakit seperti diare, masih menjadi tantangan. Ia juga menyoroti standar septic tank rumah tangga.

Baca Juga:  Film Karya Yonif 330 Tri Darma Berjudul Ayah Aku Rindu, Sabet Juara 1 Military Short Movie Festival 2024

“Standar septic tank rumah tangga yang kedap air masih banyak yang belum tercapai, sehingga berpotensi mencemari lingkungan warga,” imbuhnya.

Di sektor sampah, Pius menilai pengelolaan masih minim sehingga komunitas cenderung bergerak sendiri. Pemerintah, kata dia, semestinya mengakomodasi inisiatif komunitas pengelola air bersih, sanitasi, dan sampah.

Caranya melalui kebijakan pengaturan, peningkatan kapasitas manajemen, dukungan anggaran, dan pengaturan pembagian wilayah. Ia juga mengingatkan agar gagasan bank sampah tidak dilepas begitu saja.

Pius meyakini forum ini bisa menyambungkan aspirasi warga dengan pemerintah, sehingga gagasan yang muncul dapat dituangkan dalam regulasi yang sekaligus mengakomodasi peran komunitas.

Target pihaknya adalah tercapainya sanitasi aman bagi warga. Salah satu yang disorot dalam forum adalah ada tidaknya perubahan anggaran dari pemerintah.

Baca Juga:  Kwarcab Pemalang Lakukan Monitoring Perkemahan Hari Pramuka di Ulujami, Tegaskan Pentingnya Pembinaan Karakter Generasi Muda

“Apakah ada perubahan dalam pengelolaan sampah dan sanitasi di 2027. Indikatornya, seiring anggarannya meningkat di tahun 2027, maka dapat dipastikan perubahan terkait sanitasi nampak lebih baik,” pungkasnya. (damar)