Karawang, MEDIASERUNI.ID – Dedi Mulyadi – Aep Syaepuloh tampak kompak diatas panggung budaya usai ngarak Mahkota Binokasih. Acara dimeriahkan pertunjukan seni budaya berbagai daerah di Jawa Barat, yang sukses menyedot perhatian masyarakat.

Kegiatan budaya tersebut berlangsung Sabtu, 9 Mei 2026, dihadiri jĺajaran Pemprov Jabar, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, hingga DPRD Kabupaten Karawang.

Ribuan warga tampak memadati area Alun-Alun Karawang untuk menyaksikan pagelaran seni Sunda yang berlangsung meriah, aman, dan tertib. Antusiasme masyarakat terlihat sejak kirab budaya dimulai hingga acara hiburan selesai digelar.

Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi mengapresiasi warga Karawang yang tetap tertib selama kegiatan berlangsung. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kemacetan yang terjadi di sejumlah ruas jalan sekitar lokasi acara.

Baca Juga:  KPU Karawang Tetapkan 1.801.870 Orang Jumlah Pemilih Pilkada 2024

“Saya mengucapkan terima kasih kepada warga Karawang yang sangat antusias dan tetap tertib mengikuti rangkaian acara malam ini. Saya juga memohon maaf apabila kegiatan ini mengganggu aktivitas masyarakat dan menyebabkan kemacetan di sejumlah titik,” ujar Dedi Mulyadi.

Senada dengan itu, Bupati Karawang Aep Syaepuloh meminta maaf kepada masyarakat atas terganggunya arus lalu lintas selama pagelaran berlangsung.

“Kami memohon maaf atas kemacetan yang terjadi di sekitar lokasi acara. Pemerintah Kabupaten Karawang siap mendukung program Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar terjalin sinergi dan sejalan dalam mewujudkan Jabar Istimewa,” ungkapnya.

Baca Juga:  Rizal Bawazier Dorong Peningkatan Infrastruktur Jalan di Dapilnya, Aspal Baru Mulai Dikerjakan di Kecamatan Moga

Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda menjadi momentum pelestarian budaya Sunda sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Karawang. (Iman)