Karawang, MEDIASERUNI.ID – Di tengah persaingan ketat para pencari kerja dari kalangan sarjana Strata 1 (S1) dan Diploma 3 (D3), Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menggelar Jobtalk and Walk-in Interview di Aula Syech Quro, Selasa 13 Oktober 2026.
Kegiatan ini diprakarsai Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karier & Kewirausahaan (UPA PKK) Unsika guna menjembatani persoalan penumpukan tenaga kerja terdidik.
Ketua UPA PKK Unsika, Eman Sulaeman, menjelaskan bahwa pihaknya sengaja tidak menggunakan terminologi “bursa kerja” atau job fair secara umum berdasarkan arahan dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang serta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).
”Kami diarahkan untuk tidak memakai istilah job fair menyusul maraknya kasus job fair bodong yang sempat menjadi berita nasional beberapa waktu lalu,” ujar Eman.I a memastikan, 12 perusahaan yang berpartisipasi dalam kegiatan ini terverifikasi valid dan resmi.
Acara pembukaan yang dimulai sejak pagi hari tersebut turut dihadiri Kepala Disnakertrans Karawang, Dandim, Kapolres Karawang, jajaran pimpinan Unsika, serta perwakilan dari 12 perusahaan mitra.
Guna menghindari penumpukan massa dan kemacetan di sekitar kampus, pihak panitia memberlakukan sistem tiga sesi terpusat.
Sesi pertama dimulai pukul 10.00 hingga 12.00 WIB, sesi kedua pukul 13.00 hingga 14.00 WIB, dan sesi terakhir dilanjutkan pada pukul 15.00 hingga 17.00 Wib.
Dengan menggandeng 12 perusahaan terkemuka, pihak penyelenggara menargetkan sekitar 1.500 pencari kerja dapat terserap.
Gelaran ini difokuskan khusus bagi lulusan S1 dan D3, serta tidak membuka formasi untuk jenjang SMA atau SMK.
Melalui Bursa Kerja Khusus (BKK) di bawah naungan UPA PKK, prioritas utama diberikan kepada para alumni Unsika, kendati tetap membuka kesempatan bagi masyarakat umum.
Menariknya, seluruh rangkaian acara ini dibiayai sepenuhnya oleh pihak universitas tanpa memungut biaya sepeser pun dari perusahaan mitra yang hadir.
”Industri tidak dipungut biaya satu sen pun, melainkan semuanya kami fasilitasi. Inilah wujud peran Unsika sebagai sohibul wasilah yang mempertemukan alumni dengan dunia industri secara langsung,” pungkasnya. (damar)
