Bandung Barat, MEDIASERUNI.ID – Stadion Abipraya menjadi saksi sengitnya perebutan gelar juara pada babak Grand Final Liga Jabar Istimewa PSSI Kabupaten Bandung Barat untuk Kelompok Usia (KU) 14 tahun, Minggu 26 April 2026.

Turnamen yang digelar Askab PSSI KBB bersama Dispora Kabupaten Bandung Barat ini sukses menjaring talenta muda terbaik dari wilayah setempat.

Pada laga perebutan tempat ketiga yang dimulai pukul 10.30 WIB, Gumarang P3SB FC berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Sadam PU. Hasil tersebut menempatkan Gumarang P3SB di posisi ketiga, sementara Sadam PU harus berada di peringkat keempat.

Sementara itu, pada partai puncak pukul 12.30 WIB, BMKJ tampil dominan saat menghadapi Persebat. BMKJ sukses menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 2-0, sekaligus mengukuhkan diri sebagai juara pertama. Persebat menempati posisi kedua sebagai runner-up.

Baca Juga:  Camat Culamega Optimalkan Lahan Tidur Jadi Kebun Sayur

Kompetisi berjenjang ini menjadi bagian dari upaya PSSI Jawa Barat bersama Dispora Kabupaten Bandung Barat dalam mempercepat pembinaan sepak bola usia dini di tingkat daerah.

Keberhasilan penyelenggaraan di Stadion Abipraya Rende diharapkan mampu menjadi pijakan bagi lahirnya pemain-pemain potensial menuju level yang lebih tinggi.

Ketua Umum PSSI Kabupaten Bandung Barat, Aep Nurdin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, perangkat pertandingan, dan panitia atas dedikasi serta kerja keras selama turnamen berlangsung.

Ia menegaskan, meskipun hasil yang diraih belum sepenuhnya sesuai harapan, pihaknya melihat adanya peningkatan motivasi dan semangat dari para pemain serta tim peserta sebagai perkembangan positif yang harus terus dijaga.

Baca Juga:  H.Hamartoni Ahadis Bangun Komunikasi Dua Arah, Serap Aspirasi Masyarakat

Senada, Sekretaris Umum PSSI Kabupaten Bandung Barat, Yeyet Suparna, menyatakan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan sebagai langkah perbaikan ke depan agar pelaksanaan kompetisi berikutnya dapat berjalan lebih optimal.

Keduanya juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama penyelenggaraan serta mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan kerja sama semua pihak.

“Mari tetap semangat dan terus berproses menuju sepak bola Bandung Barat yang lebih baik,” pungkas Aep dan Yeyet. (Dadan)