PEMALANG, MEDIASERUNI.ID – Pemerintah Desa Belik, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, secara resmi mencabut dukungannya terhadap rencana kegiatan tambang Galian C di wilayah desa tersebut. Keputusan itu diambil setelah adanya desakan dan penolakan dari masyarakat yang khawatir aktivitas pertambangan akan berdampak pada lingkungan serta kehidupan sosial warga.
Sikap tegas tersebut disampaikan Kepala Desa Belik, Nur Azizah, saat audiensi bersama ratusan warga yang tergabung dalam penolakan rencana tambang Galian C. Pertemuan berlangsung di salah satu rumah makan di Kecamatan Belik, Senin (8/6/2026).
Nur Azizah mengungkapkan, sebelumnya pihak perusahaan telah menyampaikan surat terkait rencana sosialisasi kegiatan pertambangan. Namun setelah mendengar berbagai aspirasi dan keberatan masyarakat, pemerintah desa memutuskan untuk tidak lagi mendukung rencana tersebut.
“Seluruh proses perizinan pertambangan batuan Galian C kami hentikan dan rencana kegiatan pertambangan di Desa Belik tidak dapat dilanjutkan,” tegas Nur Azizah.
Menurutnya, setiap rencana pembangunan harus mengedepankan prinsip transparansi dan melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. Karena itu, aspirasi warga menjadi pertimbangan utama pemerintah desa dalam menentukan kebijakan.
Ia menegaskan, Pemerintah Desa Belik tidak lagi memberikan persetujuan maupun dukungan terhadap rencana pelaksanaan tambang Galian C di wilayahnya.
Keputusan tersebut disambut positif oleh masyarakat. Koordinator Aliansi Masyarakat Pemalang Selatan, Arif Setiawan, mengaku puas karena aspirasi warga langsung direspons oleh pemerintah desa.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Belik yang mendengarkan suara masyarakat. Hanya melalui satu kali audiensi, pemerintah desa langsung mengakomodasi tuntutan warga dan menghentikan total rencana pertambangan Galian C,” ujar Arif.
Arif berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar setiap rencana pembangunan yang berpotensi berdampak pada masyarakat terlebih dahulu disosialisasikan secara terbuka.
“Harapan kami, kondisi Desa Belik kembali kondusif seperti biasa. Ke depan, setiap kebijakan maupun rencana pembangunan harus melibatkan masyarakat sejak awal agar tidak menimbulkan polemik dan penolakan,” katanya.
Dengan keputusan tersebut, rencana tambang Galian C di Desa Belik untuk sementara dipastikan tidak berlanjut. Warga berharap kelestarian lingkungan dan kenyamanan hidup masyarakat tetap menjadi prioritas dalam setiap kebijakan pembangunan di wilayah mereka.
