CIHAMPELAS, KBB, MEDIA SERUNI.ID — Yayasan Motekar Sauyunan Cihampelas menggelar rangkaian kegiatan pada 30–31 Oktober 2026 dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional dan Hari Sumpah Pemuda. Bertempat di Kampung Cibalok Desa Mekarjaya, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, kegiatan tersebut meliputi lomba mewarnai bagi siswa PAUD, santunan anak yatim dan dhuafa, serta parenting bertema Menjadi Orang Tua Bahagia.
Ketua Yayasan Motekar Sauyunan Cihampelas, Dadan Saepudin, menjelaskan bahwa lomba mewarnai diikuti 22 siswa, santunan diberikan kepada 55 penerima, sedangkan kegiatan parenting diikuti 50 orang.
Menurut Dadan, rangkaian kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat nasionalisme, memperkuat solidaritas sosial, dan meningkatkan wawasan orang tua dalam pengasuhan anak.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan peringatan Hari Santri dan Sumpah Pemuda yang tidak sekadar seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi anak-anak, keluarga, dan masyarakat,” ujar Dadan, Ahad (1/11/2026).
Ia menambahkan, semangat perjuangan para santri dan pemuda perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti pendidikan karakter, kepedulian terhadap sesama, dan kontribusi positif bagi lingkungan.
Kegiatan parenting menghadirkan Ayah Diki, Ketua Forum Ayah Kabupaten Bandung Barat, sebagai narasumber. Melalui tema Menjadi Orang Tua Bahagia, para peserta diharapkan memperoleh wawasan baru untuk membangun hubungan yang positif dengan anak dan menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung tumbuh kembang mereka.
Sementara itu, lomba mewarnai menjadi sarana untuk mengembangkan kreativitas anak sejak dini, sedangkan santunan anak yatim dan dhuafa merupakan wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.
Dadan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi amal saleh bagi semua pihak yang telah berkontribusi,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kehangatan, kemudian ditutup dengan doa bersama. Melalui kegiatan ini, Yayasan Motekar Sauyunan Cihampelas berharap semangat kebangsaan, kepedulian sosial, dan penguatan peran keluarga dapat terus tumbuh dalam kehidupan bermasyarakat.
