Karawang, MEDIASERUNI.ID – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Karawang menggelar ‘Pekan Literasi Daerah Karawang 2026’ di Atrium Resinda Park Mall (RPM) Karawang, Sabtu 29 Agustus 2026.

Ini merupakan kali pertama gelaran literasi daerah tersebut diselenggarakan di dalam pusat perbelanjaan.

​Mengusung tema “Literasi untuk Karawang Maju: Cerdas, Kreatif, dan Berbudaya”, Disperpusip menggandeng lintas instansi seperti Disperindagkop UKM, Disdikbud, dan Diskominfo Karawang.

​Kadisperpusip Karawang, Wahidin, menjelaskan bahwa pemilihan mal dilakukan secara sengaja mengingat peran mal sebagai destinasi wisata dan pusat keramaian yang strategis untuk menjangkau pengunjung.

​”Sebenarnya penyelenggaraan ini bukan masalah pertama kali diselenggarakan di atrium mal, tapi bagaimana kita mengetahui tingkat literasi warga Karawang,” ujar Wahidin kepada Mediaseruni.

​Wahidin menjelaskan, selaras dengan arahan Asisten Daerah (Asda), makna literasi saat ini sudah meluas dan tidak hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis.

Baca Juga:  Ratusan Siswa Berseragam Olah Raga Merah Pitihkan SDN Cikampek Barat 2

​”Membaca bukan hanya membaca dan menulis, tetapi juga mencakup literasi sains dan numerasi, literasi baca tuis, literasi finansial dan kewirausahaan, serta literasi kewarganegaraan, budaya, kebangsaan, dan kearifan lokal,” lanjutnya.

​Berdasarkan data hasil survei Perpustakaan Nasional (Perpusnas) tahun 2025, tingkat minat membaca warga Karawang saat ini berada pada angka 59,13 persen.

Melalui acara ini, Disarpus ingin memetakan secara detail peminatan masyarakat terhadap berbagai cabang literasi tersebut.

​Guna mencapai target tersebut, Disarpus menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh pihak dalam membangun indeks literasi daerah.

​”Kami memerlukan kolaborasi antar-stakeholder, termasuk media dan PWI. Makanya hari ini kita berkolaborasi lintas sektor,” paparnya.

Baca Juga:  H. Ahab Sihabudin Beri Pendidikan Demokrasi di Qolbu Festival Ramadan Garut, Dorong Generasi Muda Melek Demokrasi

​Pihaknya berharap gerakan literasi ini mampu menjadi jembatan menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama pada tiga sektor utama yakni pendidikan, kesehatan dan ekonomi.

​”Tujuan utama kami dalam acara kali ini adalah bagaimana tingkat literasi dan indeks kegemaran membaca di masyarakat Karawang bisa terus meningkat dan berkelanjutan,” pungkas Wahidin. (Damar)