Sukabumi, MEDIASERUNI.ID – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sukabumi,  menggelar diseminasi bagi petugas pendataan potensi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) guna mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Sukabumi, Selasa 21 Juli 2026, diikuti ratusan petugas dari berbagai tingkatan.

Kepala Bidang Pendataan dan Penetapan Bapenda Kabupaten Sukabumi, Hari Ramdani, mengatakan PKB dan BBNKB merupakan sumber PAD yang memiliki potensi besar sehingga memerlukan data yang akurat dan selalu diperbarui.

Untuk mendukung hal tersebut, petugas dibekali penggunaan aplikasi Srikandi Jawara agar proses pendataan kendaraan bermotor berlangsung lebih cepat, efektif, dan terintegrasi.

Baca Juga:  Hadirkan Penceramah Viral Ning Umi Laila Keluarga Besar Musala Baitussalam Gelar Halal Bihalal

“Sebanyak 911 petugas mengikuti kegiatan ini, terdiri atas petugas tingkat kecamatan, desa/kelurahan, hingga RW yang berperan langsung dalam pendataan di lapangan,” ucap Hari Ramdani.

Kepala Bapenda Kabupaten Sukabumi, Herdy Somantri, menegaskan peningkatan PAD menjadi salah satu kunci mewujudkan kemandirian fiskal daerah.

“Penerimaan pajak akan kembali dirasakan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, layanan kesehatan, dan sektor pendidikan,” kata Herdy.

Usai diseminasi, peserta mengikuti bimbingan teknis penggunaan aplikasi Srikandi Jawara yang dipandu narasumber dari Bapenda Provinsi Jawa Barat bersama Unit Pusat Pelayanan Pendapatan Daerah Wilayah Sukabumi. (Irma)