PEMALANG, MEDIASERUNI.ID – Memasuki tahapan kampanye Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026, calon Kepala Desa Kuta nomor urut 1, Yustono, memanfaatkan kesempatan kampanye dengan menyapa masyarakat secara langsung melalui pawai keliling dusun, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB tersebut menjadi kesempatan bagi Yustono untuk mendatangi sejumlah wilayah dusun, bersilaturahmi, menyapa para pendukung, sekaligus bertemu masyarakat Desa Kuta, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang.

Dengan menyusuri lingkungan permukiman warga, Yustono memanfaatkan momentum kampanye untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. Cara tersebut sekaligus menjadi bagian dari upayanya memperkenalkan diri dan mempererat hubungan dengan warga menjelang hari pemungutan suara.

Kampanye berlangsung sesuai batas waktu yang telah ditentukan panitia. Sebelumnya, calon nomor urut 2, Muhroji, telah melaksanakan kampanye pada Senin (2/11/2026), sedangkan Yustono mendapatkan jadwal pada hari berikutnya.

Ketua Panitia: Seluruh Tahapan Berjalan Kondusif

Ketua Panitia Pilkades Desa Kuta, H. Moh. Mirzah, saat diwawancarai menyampaikan bahwa seluruh tahapan penyelenggaraan Pilkades telah dilaksanakan sesuai agenda, mulai dari pembentukan panitia, sosialisasi, penjaringan dan penyaringan bakal calon, pendaftaran, verifikasi, hingga penetapan calon kepala desa.

Tahapan tersebut juga dilanjutkan dengan pembekalan petugas serta pembentukan dan pengukuhan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS).

Menurut Mirzah, setelah penetapan calon dan penyampaian visi-misi, saat ini tahapan Pilkades telah memasuki masa kampanye yang dijadwalkan selama tiga hari sesuai kesepakatan bersama kedua calon.

“Alhamdulillah, sejak proses awal sampai sekarang semuanya berjalan lancar. Kondisi di Desa Kuta juga aman, tenteram, dan tidak ada gesekan antarmasyarakat. Harapan kami, situasi ini terus terjaga sampai pelaksanaan pemungutan suara,” ungkap Mirzah.

Ia menjelaskan, pada awalnya panitia telah merancang model kampanye secara dialogis dengan mempertimbangkan keberadaan lima dusun di Desa Kuta. Namun, setelah dilakukan komunikasi dan kesepakatan bersama kedua calon, model kampanye akhirnya dilaksanakan dengan berkeliling menyapa serta bersalaman dengan masyarakat.

Baca Juga:  Operasikan Gardu Induk Data Center, PLN Siap Pasok Listrik Andal untuk Industri

Panitia, lanjutnya, mengakomodasi kesepakatan tersebut agar pelaksanaan kampanye berjalan nyaman bagi seluruh pihak dan tidak menimbulkan kendala teknis di lapangan.

Empat TPS Disiapkan, Pemungutan Suara 9 November

Terkait persiapan hari pemungutan suara, Mirzah menyebutkan bahwa Pilkades Desa Kuta akan dilaksanakan pada Senin, 9 November 2026, dengan menyiapkan empat Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Keempat TPS tersebut ditempatkan di wilayah Sipanjang, Suwok, Kalijeru, dan Penusuhan.

Dari lima dusun yang ada di Desa Kuta, terdapat dua dusun yang digabungkan dalam satu wilayah TPS karena salah satunya memiliki jumlah penduduk relatif sedikit, yakni sekitar 23 kepala keluarga.

Menurut Mirzah, pembagian lokasi TPS tersebut juga mempertimbangkan aspek keamanan, efektivitas penyelenggaraan, serta keterbatasan anggaran yang tersedia.

Untuk lokasi pemungutan suara, panitia memanfaatkan sejumlah fasilitas yang telah disiapkan, yakni SD 1, SD 2, SD 4, serta satu balai dusun.

Ia menambahkan, penggunaan fasilitas pendidikan telah dikoordinasikan dengan instansi terkait dan dilengkapi surat pemberitahuan maupun izin pemanfaatan tempat.

“Karena anggaran yang tersedia sangat terbatas, kami berupaya memaksimalkan fasilitas yang ada. Pembagian menjadi empat TPS juga mempertimbangkan faktor keamanan agar pelaksanaan pemungutan suara lebih terkendali,” jelasnya.

Camat Bantarbolang Berharap Kampanye Berjalan Aman

Sementara itu, Camat Bantarbolang, Imam Santoso, S.T., M.T., saat dihubungi melalui telepon menyampaikan bahwa dirinya sedang melakukan monitoring di desa lain sehingga belum berkesempatan hadir langsung di Desa Kuta.

Meski demikian, ia berharap seluruh rangkaian kampanye Pilkades Desa Kuta dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia, dengan tetap mengutamakan keamanan dan ketertiban.

Baca Juga:  Wali Kota Bandung Akan Awasi Ketat Parkir Liar Selama Libur Nataru

“Harapan kami, pelaksanaan kampanye berjalan sesuai jadwal, situasi tetap aman dan terkendali, serta masyarakat bisa bergembira dalam menyambut pesta demokrasi di tingkat desa,” ungkap Imam Santoso.

Menanti Pemimpin Amanah, Demokrasi Tetap Jaga Persaudaraan

Ketua Panitia H. Moh. Mirzah menegaskan, Pilkades bukan sekadar proses memilih calon pemimpin, tetapi juga momentum bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan Desa Kuta ke depan.

Ia berharap masyarakat dapat mencermati visi, misi, serta program yang telah disampaikan kedua calon sebelum menentukan pilihan pada 9 November mendatang.

Baginya, keberhasilan Pilkades tidak hanya diukur dari terselenggaranya pemungutan suara, tetapi juga dari kemampuan seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan selama proses demokrasi berlangsung.

Dengan semakin dekatnya hari pencoblosan, panitia berharap seluruh calon, pendukung, dan masyarakat tetap mengedepankan kedewasaan dalam berpolitik serta menghormati perbedaan pilihan.

Sebab, siapa pun yang nantinya memperoleh kepercayaan masyarakat untuk memimpin Desa Kuta, memiliki tanggung jawab yang sama, yakni mengemban amanah, mengayomi seluruh warga, dan membawa desa menuju kemajuan yang lebih baik.

Pesta demokrasi desa diharapkan tidak meninggalkan perpecahan, melainkan melahirkan pemimpin yang amanah serta memperkuat semangat kebersamaan masyarakat Desa Kuta.