Bandung Barat, MEDIASERUNI.ID – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Sri Dewi Anggraini, memberikan motivasi kepada anggota dan kader PKS Kabupaten Bandung Barat, dalam kegiatan Kemah Bela Negara, di Desa Paku Haji Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat.

Kegiatan diikuti anggota dan kader PKS Bandung Barat, menjadi momentum memperkuat pendidikan politik, membangun karakter kader serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjalankan peran organisasi dan pengabdian kepada masyarakat.

Hj. Sri Dewi Anggraini menyampaikan pesan motivasi agar para kader mampu menghadapi berbagai dinamika dan tantangan organisasi dengan tetap menjaga kekompakan, ketaatan terhadap pimpinan serta semangat perjuangan.

Kader Harus Tetap Solid

Hj. Sri Dewi Anggraini mengibaratkan berbagai tantangan yang dihadapi kader sebagai badai yang terus menerpa. Namun, dalam kondisi apa pun, kader harus tetap solid dan mampu menjaga keteguhan serta tidak kehilangan arah perjuangan.

“Kader PKS KBB tidak boleh terlena walau dalam kondisi nyaman sekalipun, harus tetap solid dan taat kepada pimpinan meski berbagai fenomena dan cobaan terus menerus menerpa seperti badai,” tegas ,” Hj. Sri Dewi Anggraini,  Sabtu, 12 September 2026.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh kader bahwa perjalanan organisasi tidak selalu berada dalam kondisi yang mudah. Ada kalanya menghadapi tantangan, perbedaan pandangan, maupun situasi yang membutuhkan kesabaran dan keteguhan sikap.

Namun, dalam suasana apa pun, semangat kebersamaan dan komitmen terhadap tujuan organisasi harus tetap dijaga.

Bangun Kader yang Bertanggung Jawab

Sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Sri Dewi Anggraini turut menekankan pentingnya pendidikan politik sebagai bagian dari pembinaan kader.

Pendidikan politik bukan sekadar memahami proses pemilu atau kegiatan politik praktis. Lebih dari itu, pendidikan politik merupakan proses membangun kesadaran warga negara agar memahami hak dan kewajiban, memiliki wawasan kebangsaan, serta mampu berpartisipasi secara bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.

Baca Juga:  Jabar Siap Gelar Pilkades Digital, Kades Dipilih Lewat E-Voting

Bagi kader partai politik, pendidikan politik dapat menjadi sarana untuk membangun karakter yang memiliki Integritas dan tanggung jawab, Kedewasaan dalam menghadapi perbedaan, Loyalitas yang berlandaskan nilai dan aturan, serta Kepedulian terhadap masyarakat.

Integritas dan Tanggung jawab

Kader harus mampu menjaga kepercayaan, menjunjung etika, serta menjalankan amanah organisasi dengan sungguh-sungguh.

Kedewasaan Menghadapi Perbedaan

Perbedaan pendapat merupakan bagian dari dinamika organisasi. Sikap saling menghormati dan komunikasi yang baik menjadi kunci menjaga persatuan.

Loyalitas Berlandaskan Nilai dan Aturan

Ketaatan terhadap pimpinan perlu diwujudkan melalui sikap disiplin, komitmen terhadap keputusan organisasi, serta tetap menjunjung konstitusi dan aturan yang berlaku.

Kepedulian Terhadap Masyarakat

Kader diharapkan mampu menerjemahkan nilai-nilai politik ke dalam kerja nyata, pelayanan sosial, dan kontribusi positif bagi lingkungan.

“Dalam kondisi penuh tantangan, kader perlu membangun ketahanan mental, saling menguatkan, dan tidak mudah menyerah. Sementara ketika berada dalam suasana nyaman, kader tetap harus menjaga kewaspadaan, kedisiplinan, dan semangat untuk terus berbuat baik,” pungkas Hj. Sri Dewi.

Soliditas organisasi tidak berarti menutup ruang untuk kritik dan perbedaan pendapat. Soliditas justru dapat diperkuat melalui komunikasi terbuka, musyawarah, sikap saling menghargai, serta kesediaan untuk bekerja bersama demi tujuan yang lebih besar.

Dengan demikian, ketaatan kepada pimpinan dapat berjalan seiring dengan tanggung jawab moral, nilai demokrasi, dan kepentingan masyarakat.

Harapan Sri Dewi Anggraini

Melalui kegiatan Kemah Bela Negara ini, Hj. Sri Dewi Anggraini berharap anggota dan kader PKS Bandung Barat semakin kuat dalam menghadapi berbagai dinamika, baik di internal organisasi maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kader jangan hanya memiliki semangat dalam kegiatan politik, tetapi juga mampu menjadi pribadi yang disiplin, berintegritas, peduli terhadap sesama, dan siap mengambil peran dalam pembangunan daerah,” kata Sri Dewi.

Baca Juga:  Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi Salat Idul Fitri Perdana di Masjid Agung Palabuhanratu

Semangat pendidikan politik harus terus dikembangkan agar kader memiliki wawasan yang luas, mampu memahami persoalan masyarakat, serta menjadikan politik sebagai sarana pengabdian dan perjuangan untuk kemaslahatan bersama.

Hj. Sri Dewi Anggraini berharap kader PKS Bandung Barat semakin solid, semakin matang dalam pendidikan politik, dan mampu menjadi pelopor pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dalam menghadapi badai maupun suasana nyaman, jangan pernah kehilangan semangat untuk terus berbuat baik, menjaga persaudaraan, dan memperkuat komitmen perjuangan,” tandas Sri Dewi.

Ruang Pembinaan Karakter dan Kebersamaan

Kegiatan Kemah Bela Negara anggota dan kader PKS Bandung Barat di Desa Paku Haji, Kecamatan Ngamprah, menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan kader melalui kegiatan yang membangun kebersamaan, kedisiplinan, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.

Nilai-nilai bela negara dapat diwujudkan melalui menjaga persatuan, menghormati perbedaan, menaati aturan, serta ikut berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Lewat kegiatan ini, Sri Dewi berharap menjadi momentum untuk terus menumbuhkan kader-kader yang memiliki semangat kebangsaan, wawasan politik yang baik, serta komitmen untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat dan Jawa Barat.

“Bela negara adalah semangat menjaga persatuan, pendidikan politik adalah jalan membangun kesadaran, dan pengabdian adalah bukti nyata kecintaan kepada bangsa,” kata Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PKS, Hj. Sri Dewi Anggraini. (Candra)