Purwakarta, MEDIASERUNI.ID – Kalak BPBD Purwakarta Heryadi Erlan mengapresiasi program Jaga Desa (Jaksa Garda Desa) di Desa Ciwareng Kecamatan Babakancikao Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Program Jaga Desa diluncurkan Kejari Purwakarta. Program ini melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purwakarta.

“Program ini menjadi sarana yang penting bagi BPBD untuk menyampaikan informasi soal pencegahan dan penanggulangan karhutla kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Purwakarta,” ucap Erlan, Senin 28 September 2026, saat kunjungan di Desa Ciwareng.

Abah Erlan, sapaan akrab Heryadi Erlan, mengungkapkan, berdasarkan data yang ada, telah terjadi sebanyak 235 peristiwa karhutla di wilayah Kabupaten Purwakarta selama periode Juli – 16 September 2026.

Baca Juga:  Malam Wungon Kecamatan Pemalang: Eratkan Persatuan Menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81

Dalam penanganan karhutla, pihak BPBD bekerjasama dengan pihak Damkar Purwakarta, masyarakat hingga pihak terkait lainnya.

“Bagi masyarakat yang melihat adanya peristiwa karhutla bisa menghubungi pihak Damkar atau Pusdaop BPBD di call center 08119937117,” ujarnya.

Sementara Kasi Intel Kejari Purwakarta Ratno Timur Habeahan Pasaribu, mengatakan kolaborasi ini merupakan wujud sinergitas Kejari Purwakarta dengan lembaga lain dalam program Jaga Desa.

“Program Jaga Desa salah satu upaya Kejaksaan memberikan kesadaran hingga pemahaman hukum,” kata Ratno.

Tim Intelijen Kejari Purwakarta menerangan terkait kejahatan terhadap orang, seperti pembunuhan, KDRT, penganiayaan, pelecehan seksual, bullying dan lainnya.

“Selain memberikan kesadaran dan pemahaman hukum kepada masyarakat dan perangkat desa, kita juga menghadirkan narasumber dari BPBD guna pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang rawan terjadi di musim kemarau saat ini,” jelas Ratno. (*)