Bandung Barat, MEDIASERUNI – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan pentahelix guna mempercepat pemulihan ekosistem Danau Saguling.
Sinergi tersebut melibatkan unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, dan masyarakat agar penanganan persoalan lingkungan dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.
“Kolaborasi ini difokuskan pada percepatan pemulihan kualitas lingkungan Danau Saguling, pengendalian pertumbuhan eceng gondok, serta peningkatan pengelolaan sampah yang lebih efektif,” ucap Wakil Bupati Bandung Barat H. Asep Ismail, dikutip Minggu 12 Juli 2026.
Melalui keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, berbagai program pelestarian lingkungan diharapkan berjalan lebih optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat meyakini sinergi pentahelix menjadi kunci dalam mewujudkan pemulihan ekosistem Danau Saguling secara menyeluruh.
“Selain menjaga kelestarian lingkungan, kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan tata kelola kawasan yang berkelanjutan, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan, serta mendukung kesejahteraan warga di sekitar Danau Saguling,” jelas Asep.
Dukungan juga datang dari organisasi lingkungan PAGER SAGULING yang menyatakan komitmennya menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kelestarian kawasan Saguling.
Organisasi tersebut akan mengembangkan berbagai program berbasis pendidikan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi hijau, hingga pelestarian kearifan lokal sebagai bagian dari pengembangan konsep Saguling Biosfer. (Dadan)
