PEMALANG, MEDIASERUNI.ID – Misbakhul Munir resmi memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Kabupaten Pemalang. Pelantikan pengurus digelar di salah satu hotel di Kabupaten Pemalang, Sabtu (25/7/2026), dengan dihadiri jajaran pengurus, anggota PERADI, serta sejumlah tamu undangan.

Usai dilantik, Misbakhul Munir menegaskan bahwa organisasi advokat harus menjadi wadah yang profesional, solid, dan mampu menjaga marwah profesi. Menurutnya, perbedaan kepentingan antaradvokat saat menangani perkara merupakan hal yang wajar dan tidak akan mengganggu hubungan baik di dalam organisasi.

“Advokat memang bertugas membela kepentingan masing-masing klien. Saat berada di ruang sidang, perbedaan argumentasi adalah bagian dari profesi. Namun di luar persidangan, kami tetap satu organisasi yang menjunjung tinggi persaudaraan dan profesionalisme,” ujar Misbakhul.

Ia menjelaskan, apabila terjadi persoalan di antara sesama advokat, PERADI telah memiliki mekanisme penyelesaian melalui Majelis Kehormatan Daerah (MKD). Lembaga tersebut bertugas memeriksa dugaan pelanggaran kode etik sekaligus menentukan sanksi sesuai tingkat pelanggaran, mulai dari ringan hingga berat.

Baca Juga:  Camat Pemalang Lantik Tim Pengawas Pilkades Serentak 2026, Tegaskan Integritas dan Profesionalisme

“Semua sudah ada mekanismenya. Jika ada anggota yang diduga melanggar kode etik, akan diproses oleh Majelis Kehormatan Daerah secara objektif,” tegasnya.

Sebagai ketua yang baru dilantik, Misbakhul mengungkapkan program kerja awal kepengurusannya akan difokuskan pada penguatan sinergi dengan berbagai pihak. Dalam waktu dekat, DPC PERADI Pemalang akan melakukan safari organisasi ke Aparat Penegak Hukum (APH), pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Langkah tersebut dilakukan untuk membangun komunikasi yang lebih baik sekaligus menyerap masukan guna menyusun program kerja yang memberikan manfaat bagi organisasi maupun masyarakat.

“Kami ingin menjalin sinergi dengan seluruh stakeholder, baik APH, pemerintah daerah, maupun pihak lainnya. Dari komunikasi itu kami berharap lahir program-program yang bermanfaat bagi penegakan hukum di Kabupaten Pemalang,” katanya.

Selain itu, DPC PERADI Pemalang juga akan menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) sebagai forum menyusun arah kebijakan dan program organisasi selama masa kepengurusan.

Misbakhul juga menaruh perhatian besar terhadap pembinaan advokat muda. Menurutnya, advokat senior memiliki tanggung jawab moral untuk membimbing junior agar memahami etika profesi, tata cara beracara, serta menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas.

Baca Juga:  Semarak Karawang Maju, Kampanye Akbar di Lapangan Al-Azhar, untuk Karawang 02 Jabar 03

“Senior harus menjadi pembimbing bagi junior. Mereka perlu diberikan pengalaman, nasihat, dan pemahaman agar menjalankan profesi sesuai aturan dan kode etik advokat,” ungkapnya.

Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa DPC PERADI Kabupaten Pemalang semakin maju, kompak, dan menjadi organisasi profesi yang berkontribusi nyata dalam mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan.

“Semoga PERADI Pemalang semakin berkembang, semakin profesional, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat pencari keadilan,” pungkasnya.( Oppic )