Karawang, MEDIASERUNI.ID – Pemdes Wanci Mekar menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Balai Rakyat, Selasa 16 September 2025.
Agenda ini membahas penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) 2026 sekaligus menjaring aspirasi masyarakat untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027.
Ketua BPD Wanci Mekar, Taryadi SE, MM, menjelaskan penggunaan Dana Desa 2025 diarahkan untuk sejumlah prioritas, salah satunya alokasi minimal 20 persen untuk ketahanan pangan.
Dana ini mencakup penguatan lumbung pangan, sarana pertanian, hingga dukungan layanan kesehatan dan pencegahan stunting. Selain itu, 15 persen Dana Desa diprioritaskan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat miskin ekstrem.
“Data yang akurat sangat penting dalam penyusunan perencanaan. Misalnya, data jumlah balita dan ibu hamil harus diperbarui agar kebijakan pencegahan stunting bisa tepat sasaran. Tanpa data yang valid, kebutuhan di sektor lain pun sulit dihitung dengan benar,” jelas Taryadi.
Sementara itu, Kepala Desa Wanci Mekar, H. Dimyat Sudrajat ST, menegaskan Musrenbang Desa bukan sekadar formalitas, melainkan forum strategis untuk menyatukan aspirasi masyarakat.
Program prioritas yang dibahas mencakup pembangunan infrastruktur, penguatan ketahanan pangan, kesehatan, BLT, hingga pemberdayaan melalui Koperasi Merah Putih (KMP).
“Musrenbang ini penting untuk menyepakati arah pembangunan 2026 agar benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat dan selaras dengan kebijakan pemerintah. Partisipasi warga menjadi kunci agar pembangunan berjalan adil dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Musrenbang Desa Wanci Mekar menegaskan pentingnya sinkronisasi antara perencanaan desa dengan kebijakan pembangunan kabupaten, sehingga setiap usulan masyarakat dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan daerah. (Asep)

