Bandung Barat, MEDIASERUNI.ID – Senyum bahagia terpancar dari wajah para santri Pondok Pesantren Al-Falah Damanhuri, di Kampung Cikakak Kaler RT 02/RW 02 Desa Batulayang Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat, saat harapan akan tersedianya akses air bersih akhirnya mulai terwujud.

Melalui Program Bantuan Sumur Bor dan MCK, Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) berkolaborasi dengan Rumah Zakat dan Atap Pesantren Network menghadirkan solusi nyata untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan sanitasi yang layak bagi sekitar 150 santri di Pondok Pesantren Al-Falah Damanhuri.

Program yang didanai oleh Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lembaga pendidikan Islam yang selama ini menghadapi keterbatasan akses air bersih.

Kehadiran sumur bor beserta fasilitas MCK diharapkan mampu menjawab kebutuhan dasar pesantren sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan, kebersihan, dan kenyamanan para santri dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Pondok Pesantren Al-Falah Damanhuri yang dipimpin oleh K.H. Dadin Hoerudin selama ini menghadapi tantangan dalam pemenuhan kebutuhan air bersih, terutama saat musim kemarau. Keterbatasan tersebut berdampak pada berbagai aktivitas santri, mulai dari berwudu, mandi, mencuci, hingga menjaga kebersihan lingkungan pesantren.

Oleh karena itu, pembangunan sumur bor dan MCK menjadi kebutuhan yang sangat dinantikan oleh seluruh keluarga besar pesantren.

Relawan Inspirasi Rumah Zakat, Aam Aminudin, mengatakan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kebutuhan dasar para santri. Menurutnya, air bersih bukan hanya menjadi kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi penunjang utama bagi kesehatan, pendidikan, dan ibadah di lingkungan pesantren.

“Air bersih adalah sumber kehidupan. Ketika kebutuhan dasar ini terpenuhi, para santri dapat belajar dengan lebih tenang, beribadah dengan lebih khusyuk, serta menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih sehat. Kami berharap Program Bantuan Sumur Bor dan MCK ini benar-benar memberikan manfaat yang besar dan berkelanjutan bagi sekitar 150 santri Pondok Pesantren Al-Falah Damanhuri,” ujar Aam Aminudin, Rabu 29 Juli 2026.

Baca Juga:  Bikin Geger! Kerangka Manusia Ditemukan Mengambang di Irigasi Pedes

Ia menambahkan bahwa keterlibatan Majelis Telkomsel Taqwa (MTT), Rumah Zakat, dan Atap Pesantren Network menjadi contoh bagaimana kepedulian sosial mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

“Kami percaya bahwa investasi terbaik adalah investasi untuk manusia. Fasilitas ini bukan hanya menghadirkan sumber air bersih, tetapi juga menghadirkan harapan bagi para santri untuk tumbuh dalam lingkungan yang lebih sehat dan nyaman. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah bagi Majelis Telkomsel Taqwa, para donatur, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam program ini,” tambahnya.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Falah Damanhuri, K.H. Dadin Hoerudin, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian yang diberikan kepada pesantrennya.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Majelis Telkomsel Taqwa (MTT), Rumah Zakat, dan Atap Pesantren Network yang telah menghadirkan program ini di pesantren kami. Bantuan sumur bor dan MCK merupakan harapan yang telah lama kami nantikan. Insyaallah, fasilitas ini akan sangat membantu memenuhi kebutuhan air bersih sekitar 150 santri, baik untuk berwudu, mandi, mencuci, maupun menjaga kebersihan lingkungan pesantren,” ungkapnya.

Menurutnya, keberadaan sumur bor dan MCK tidak hanya memberikan manfaat bagi santri yang saat ini menimba ilmu di Pondok Pesantren Al-Falah Damanhuri, tetapi juga akan menjadi fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh generasi santri berikutnya. Ia berharap seluruh warga pesantren dapat menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut dengan penuh rasa tanggung jawab agar manfaatnya terus dirasakan dalam jangka panjang.

Baca Juga:  Mansur Hidayat Resmikan Posko Pemenangan Masboy di Bojongbata

Program Bantuan Sumur Bor dan MCK ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat mampu melahirkan manfaat yang luas. Akses air bersih bukan sekadar memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi fondasi bagi terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat, produktif, dan bermartabat.

Melalui semangat kebersamaan yang dibangun oleh Majelis Telkomsel Taqwa (MTT), Rumah Zakat, dan Atap Pesantren Network, diharapkan semakin banyak pesantren dan lembaga pendidikan yang memperoleh akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak.

Dengan demikian, kualitas hidup para santri dapat terus meningkat, sehingga mereka dapat belajar, beribadah, dan mengembangkan potensi diri dengan lebih optimal sebagai generasi penerus bangsa.

“Setiap tetes air yang mengalir dari sumur ini bukan hanya menghilangkan dahaga, tetapi juga mengalirkan harapan, kesehatan, dan keberkahan bagi para santri yang menuntut ilmu,” katanya. (Dadan)