Bandung Barat, MEDIASERUNI.ID – Hangat, bersemangat dan antusias. Suasana ini yang terasa saat Reses III Masa Sidang Tahun 2025-2026 Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PKS, Hj. Sri Dewi Anggraeni, S.E., di Kecamatan Gununghalu.

Warga dari berbagai kalangan hadir untuk menyampaikan secara langsung aspirasi, harapan, serta berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan aktivitas pertanian dan pemberdayaan ekonomi di wilayahnya.

Dialog pun berlangsung hangat dan interaktif. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan kebutuhan, yang selama ini menjadi perhatian utama mereka.

Salah satu aspirasi yang paling banyak disuarakan datang dari para petani kopi. Mereka berharap adanya dukungan akses permodalan serta bantuan pemasaran hasil panen, agar produk kopi lokal Gununghalu mampu bersaing dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

“Kami memiliki potensi kopi yang besar, tetapi masih terkendala dalam modal usaha dan pemasaran. Kami berharap ada perhatian dan pendampingan agar hasil panen kami bisa menjangkau pasar yang lebih luas,” ungkap petani kopi Gununghalu.

Baca Juga:  Warga Bandung Barat Antusias Sambut Sosialisasi KB Pria di Puskesmas Batujajar

Selain itu, masyarakat juga menyampaikan keinginan untuk mendapatkan pendampingan dalam program penanaman pohon buah. Warga menilai program tersebut dapat menjadi investasi jangka panjang yang tidak hanya mendukung kelestarian lingkungan, tetapi juga meningkatkan pendapatan keluarga melalui hasil panen buah-buahan produktif.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Sri Dewi Anggraeni menyampaikan apresiasi atas keterbukaan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

“Berbagai usulan yang disampaikan merupakan kebutuhan riil masyarakat, yang harus diperjuangkan melalui jalur kebijakan dan program pembangunan yang tepat sasaran,” ucap Sri Dewi.

Kegiatan reses ini menjadi bukti bahwa masyarakat Gununghalu memiliki semangat besar untuk maju dan berkembang. Melalui sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan wakil rakyat, berbagai potensi daerah diharapkan dapat terus tumbuh sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Pemkab Sukabumi Gandeng PT DSI Akan Berlakukan Layanan Darurat 112

Reses ditutup dengan sesi dialog terbuka yang semakin menghidupkan suasana. Warga secara bergantian menyampaikan ide, harapan, dan solusi untuk kemajuan sektor pertanian serta perekonomian daerah.

Kehangatan komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat menjadi cerminan kuatnya semangat bersama dalam membangun Kabupaten Bandung Barat yang lebih maju dan sejahtera. (Chandra)