NTB, MEDIASERUNI.ID – Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda NTB melalui Subdirektorat 1 menggelar silaturahmi bersama Aliansi Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) Kabupaten Sumbawa, Sabtu 30 Mei 2026.
Kegiatan di kawasan pantai Kabupaten Sumbawa tersebut menjadi wadah memperkuat komunikasi dan sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Pertemuan ini juga dilakukan sebagai upaya menjaga situasi tetap kondusif, menjelang rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar pada 2 Juni 2026 di kawasan Pelabuhan Poto Tano.
“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama antara aparat dan masyarakat. Karena itu, kami mengajak elemen masyarakat, termasuk Aliansi PPS, untuk terus berperan aktif memberikan edukasi dan menjaga stabilitas daerah,” kata Kasubdit 1 Ditintelkam Polda NTB Kompol Hatta.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara masyarakat dan kepolisian menjadi faktor penting dalam mencegah potensi gangguan keamanan serta menciptakan suasana yang aman dan damai.
Ketua Aliansi PPS Kabupaten Sumbawa, Abdul Hatab, menyatakan dukungannya terhadap langkah kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah.
“Kabupaten Sumbawa selama ini dikenal sebagai daerah yang aman dan nyaman sehingga kondisi tersebut perlu terus dipertahankan,” ucap Abdul Hatab.
Abdul Hatab juga menekankan pentingnya koordinasi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan agar setiap penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara tertib, aman, dan sesuai aturan yang berlaku.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, Polda NTB dan Aliansi PPS Kabupaten Sumbawa berharap dapat terus memperkuat kerja sama dalam menjaga stabilitas keamanan daerah serta mendukung pelaksanaan aksi penyampaian pendapat yang damai dan kondusif. (Surya)
