Karawang, MEDIASERUNI.ID – Kericuhan terjadi di sebuah pondok pesantren di wilayah Tirtamulya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Sejumlah warga dilaporkan mendatangi Pondok Pesantren atau Ponpes At-Taubah dan melakukan perusakan fasilitas di lokasi tersebut.

Aksi tersebut diduga dipicu oleh beredarnya isu mengenai dugaan perbuatan asusila yang melibatkan pengelola pondok dan seorang santri. Namun hingga kini, informasi tersebut belum terkonfirmasi secara resmi oleh pihak berwenang.

Baca Juga:  Gema Takbir Sukabumi, Tradisi Pukul Bedug yang Menguatkan Silaturahmi

Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah, menyatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan resmi terkait insiden tersebut, baik di tingkat polres maupun polsek setempat.

Meski demikian, kepolisian tidak tinggal diam. Aparat masih melakukan pemantauan serta pendalaman untuk memastikan fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan. “Jika laporan resmi sudah diterima, tentu akan segera kami tindak lanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujar Kapolres.

Baca Juga:  Kenali Penyebab Perilaku Pelecehan Seksual dan Solusinya

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Situasi yang memanas seringkali lahir dari kabar yang belum tentu memiliki fondasi fakta.

Hingga saat ini, kondisi di lokasi dilaporkan mulai berangsur kondusif. Aparat bersama pihak terkait terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar pondok pesantren. (Davil