Karawang, MEDIASERUNI.ID  – Polisi bergerak cepat mengusut aksi tawuran yang terjadi di wilayah Klari, Kabupaten Karawang. Kendati belum menerima laporan resmi dari pihak korban, kepolisian tetap menerjunkan tim ke lapangan untuk memburu para pelaku.

​”Tim lapangan saat ini sedang intensif melaksanakan penyelidikan dan mengumpulkan informasi terkait pelakunya. Namun demikian, kami sampaikan bahwa kepolisian sampai saat ini belum menerima laporan resmi dari korban,” ujar AKBP Viki Novian Ardiansyah, saat memberikan keterangan, Rabu 22 Juli 2026.

​Meski belum ada laporan resmi, polisi menegaskan proses hukum tetap berjalan. Penyelidikan dilakukan guna mengidentifikasi seluruh pelaku yang terlibat.

​”Meskipun belum ada laporan resmi, tetap kita turun ke lapangan, kita lakukan penyelidikan untuk mendapatkan pelakunya. Laporan kan bisa diproses belakangan, yang penting kita dapatkan dulu pelakunya,” tegasnya.

Baca Juga:  Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Gelar RDP Bersama Dinas Lingkungan Hidup

​Saksi Diperiksa, Korban Masih di RS
​Dalam penanganan kasus ini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian untuk merangkai kronologi peristiwa.

​”Saat ini kurang lebih ada lima saksi yang sudah kita periksa terkait hal tersebut,” ungkapnya.

​Mengenai keterlibatan pelajar serta kondisi korban, polisi menyatakan masih melakukan pendalaman. Saat ini pihak korban dilaporkan masih menjalani perawatan medis.

​”Korban kan masih di rumah sakit, belum (bisa dimintai keterangan penuh). Masih kita kumpulkan fakta-faktanya di lapangan,” tambahnya.

​Meredam Peredaran Miras di Cikampek
​Selain penanganan tawuran, kepolisian juga memberikan atensi khusus terkait maraknya peredaran minuman keras (miras) di wilayah Cikampek.

Hal ini merespons insiden viral aksi membahayakan dari operator alat berat yang diduga mengonsumsi miras saat penertiban.

​Polisi menegaskan akan mengambil tindakan tegas, baik dari sisi pencegahan maupun penindakan hukum, termasuk menelusuri izin edar dari hulu.

Baca Juga:  PLN Gerak Cepat Pasok Energi Bersih di IKN, Diapresiasi Menteri BUMN

​”Untuk minuman keras, selain pencegahan, penindakan juga tetap kita lakukan. Kita juga lihat dari hulunya, perizinannya seperti apa. Kita terus berkoordinasi, termasuk dengan Pemda dan pihak terkait,” pungkasnya. (Damar)