PEMALANG, MEDIASERUNI.ID – Sebanyak 100 anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kabupaten Pemalang mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) Pengamanan Terate (PAMTER) yang digelar di Pendopo PSHT Kalimas Randudongkal, Kabupaten Pemalang,Jumat (29/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung bekerja sama dengan Kodim 0711/Pemalang tersebut merupakan program pembinaan kader yang bertujuan membentuk anggota PSHT yang memiliki wawasan kebangsaan, kedisiplinan, serta kesiapsiagaan dalam membantu masyarakat di berbagai bidang, termasuk penanggulangan bencana.

Ketua Cabang PSHT Kabupaten Pemalang, Slamet Effendi, mengatakan bahwa Diklat PAMTER merupakan agenda rutin organisasi yang diselenggarakan sebagai upaya mempersiapkan kader-kader terbaik untuk mengabdi kepada masyarakat.

“Yang pertama, peserta dibekali wawasan kebangsaan. Yang kedua, mereka dipersiapkan agar siap diterjunkan membantu masyarakat apabila dibutuhkan,” ujar Slamet Effendi di sela-sela kegiatan.

Menurutnya, materi yang diberikan dalam pelatihan tidak hanya berkaitan dengan pengamanan organisasi, tetapi juga berbagai keterampilan yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Di antaranya pelatihan ketangkasan, penanganan kebencanaan, pelatihan PMI, hingga berbagai materi pendukung lainnya.

Baca Juga:  Bupati Aep Syaepuloh Serahkan 21 Kunci Rumah kepada Warga Terdampak Abrasi

Sebanyak 100 peserta yang mengikuti Diklat PAMTER berasal dari berbagai ranting PSHT yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Pemalang.

Slamet Effendi menegaskan bahwa keberadaan PAMTER bukan untuk menunjukkan kekuatan ataupun aksi jago-jagoan. Justru sebaliknya, PAMTER dibentuk sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Ini bukan untuk jago-jagoan. Justru anggota PAMTER nantinya bertugas mengendalikan dan menertibkan apabila ada anggota yang bertindak kurang tepat saat kegiatan organisasi berlangsung,” tegasnya.

Ia menjelaskan, dalam berbagai kegiatan yang melibatkan banyak massa, seperti pawai maupun agenda organisasi lainnya, anggota PAMTER memiliki peran penting untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas kegiatan.

Setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta akan kembali ke ranting masing-masing. Namun dalam pelaksanaan tugas dan koordinasinya, mereka tetap berada di bawah kendali Pengurus Cabang PSHT Kabupaten Pemalang.

“Kendalinya langsung dari saya sebagai Ketua Cabang PSHT Kabupaten Pemalang,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Slamet Effendi berharap para peserta dapat memahami makna pengabdian yang sesungguhnya dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

Baca Juga:  79 Tahun PLN Menerangi Nusantara, Ini Langkah Besar Selanjutnya untuk Indonesia

“Harapannya setelah pelatihan ini, adik-adik yang mengikuti diklat benar-benar sadar dan mengabdikan diri kepada masyarakat. Karena hidup yang paling baik adalah hidup yang bermanfaat bagi orang lain,” pungkasnya.

Diklat PAMTER yang digelar di Pendopo PSHT Kalimas Randudongkal ini menjadi salah satu langkah nyata PSHT Kabupaten Pemalang dalam mencetak kader-kader yang tidak hanya memiliki kemampuan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga siap hadir membantu masyarakat dalam kegiatan sosial, kemanusiaan, maupun saat terjadi bencana.