Sukabumi, MEDIASERUNI.ID – Puluhan emak-emak warga terdampak pergerakan tanah di Kampung Cijambe Desa Bantargadung Kecamatan Bantargadung Kabupaten Sukabumi, mendesak pemerintah segera merealisasikan relokasi bagi warga terdampak bencana di daerah tersebut.
Desakan itu disampaikan lewat aksi damai di tepi jalan, Senin 29 Juni 2026. Dalam aksi tersebut, warga membawa poster bertuliskan “Kami Butuh Relokasi Secepatnya” dan “Kami Butuh Bukti, Bukan Janji” sebagai bentuk kekecewaan, karena hingga hampir lima bulan tinggal di pengungsian, belum ada kepastian relokasi.
Ketua RT 05 RW 07 Kampung Cijambe, Yusuf, mengatakan warga hanya menginginkan kejelasan dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi terkait relokasi yang sebelumnya telah dijanjikan.
“Yang kami harapkan hanya kepastian relokasi. Sudah hampir lima bulan kami menunggu, tetapi belum ada informasi yang jelas,” ujar Yusuf.
Yusuf menjelaskan, seluruh warga terdampak masih menempati rumah kontrakan karena permukiman lama sudah tidak layak dihuni akibat pergerakan tanah.
Yusuf berharap pemerintah segera mempercepat proses relokasi agar warga tidak terus hidup dalam ketidakpastian dan rasa khawatir. “Kami memohon kepada Bapak Bupati agar relokasi segera direalisasikan supaya warga bisa kembali hidup dengan aman dan tenang,” katanya. (*)
