Bandung Barat, MEDIASERUNI.ID – Pengurus Daerah (PD) Pemuda Persatuan Umat Islam Kabupaten Bandung Barat (PUI KBB) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) III, di Pondok Pesantren Arafah Mukapayung Kecamatan Cililin, Bandung Barat, Minggu 10 Mei 2026.

Mengusung tema “Perkuat Basis, Sambut Kejayaan Abad Kedua PUI”, kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus dan pimpinan Pemuda PUI Bandung Barat serta unsur badan otonom PUI.

Hadir pula pimpinan Ponpes Arafah Mukapayung, Ustadz Agus Ishaq dan Ustadz Rudi, bersama para santri dan santriwati yang turut memeriahkan kegiatan. Rakerda III ini digelar sebagai forum untuk merumuskan program kerja dan arah strategis organisasi ke depan.

Dalam forum tersebut, peserta juga menetapkan jadwal pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Pemuda PUI Kabupaten Bandung Barat yang direncanakan berlangsung pada Desember 2026.

Ketua Umum PD Pemuda PUI KBB, Julhayadi, menyampaikan bahwa Rakerda kali ini menghasilkan lima program strategis yang akan menjadi fokus gerakan organisasi ke depan.

Baca Juga:  Keluarga Anak Disabilitas Korban Penghakiman Massa Resmi Laporkan Kasus ke Polres Karawang

“Pertama, di bidang kaderisasi. Kami menargetkan perekrutan 1.000 anggota baru yang nantinya akan menjadi kader Pemuda PUI Bandung Barat. Upaya ini akan dilakukan melalui pelaksanaan rutin Training Intisab 1 (TI-1) sebagai pintu masuk kaderisasi,” ujarnya.

Selain penguatan kaderisasi, Pemuda PUI KBB juga menargetkan ekspansi organisasi melalui pembentukan lembaga baru bernama Ahmad Sanusi Institute. Lembaga tersebut dirancang sebagai pusat kajian dan pengembangan pemikiran KH Ahmad Sanusi, pendiri PUI sekaligus pahlawan nasional.

“Kami juga menargetkan pembentukan kepengurusan cabang di seluruh 16 kecamatan di Kabupaten Bandung Barat. Saat ini sudah terbentuk 14 cabang dan tinggal dua kecamatan lagi yang sedang dipersiapkan,” tambahnya.

Dalam bidang ekonomi, Pemuda PUI KBB berencana membentuk koperasi sebagai wadah pengembangan ekonomi anggota dan penguatan kemandirian organisasi.

Baca Juga:  Rizal Bawazier Ajak Masyarakat Jaga Kebersamaan di HUT RI ke-80

Selain itu, organisasi juga akan meluncurkan gerakan Pos Dana Abadi Ummat yang bertujuan menghimpun dana umat dan kader untuk mendukung kegiatan dakwah serta program sosial di Bandung Barat.

Sementara itu, terkait agenda organisasi, Julhayadi menyebut pelaksanaan Musda akan dipercepat dari jadwal semula Februari 2027 menjadi Desember 2026.

“Percepatan ini dilakukan untuk merapikan kalender organisasi sekaligus mempersiapkan regenerasi kepemimpinan dengan lebih baik,” pungkasnya. (Dadan)