JAKARTA, MEDIASERUNI.ID – Peluang pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Pekalongan, Pemalang, dan Batang untuk menembus pasar internasional terus mendapat perhatian. Anggota Komisi VI DPR RI Rizal Bawazier mendorong agar produk-produk UMKM potensial di daerah tidak hanya kuat di pasar lokal, tetapi juga mampu bersaing di pasar ekspor.

Dorongan tersebut disampaikan Rizal saat mengikuti rapat bersama Menteri dan Wakil Menteri Perdagangan beserta jajaran di Jakarta, Senin (31/8/2026).

Melalui unggahan media sosialnya, Rizal secara khusus menyoroti potensi UMKM di Kota Pekalongan, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Batang yang telah memiliki produk dengan standar dan potensi untuk dipasarkan ke luar negeri.

Ia mengajak pelaku UMKM yang produknya memiliki kualitas ekspor untuk memanfaatkan program “UMKM Bisa Ekspor” melalui platform Kementerian Perdagangan.

“Khususnya untuk UMKM di Kota Pekalongan, Pemalang, dan Batang yang mempunyai produk UMKM yang bisa standar ekspor,” tulis Rizal dalam keterangannya.

Baca Juga:  Simak, Ini Pejabat Penting yang Dilantik Presiden Prabowo di Istana Negara

Rizal menilai penguatan UMKM tidak cukup hanya dengan meningkatkan produksi. Pelaku usaha juga perlu mendapatkan akses pasar, pendampingan, informasi perdagangan, hingga dukungan agar produknya memenuhi standar ekspor.

Sebelumnya, dalam rapat Komisi VI DPR RI bersama Kementerian Perdagangan, Rizal juga meminta data yang lebih rinci terkait pelaksanaan program UMKM Bisa Ekspor, termasuk jumlah UMKM di daerah pemilihannya yang telah berhasil masuk pasar internasional serta pola pendampingan yang diberikan pemerintah.

Langkah tersebut dinilai penting agar program pemberdayaan UMKM tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menghasilkan pelaku usaha yang mampu naik kelas dan memperluas pasar.

Wilayah Pekalongan, Pemalang dan Batang selama ini memiliki beragam potensi ekonomi kreatif dan produk UMKM yang dapat dikembangkan menjadi komoditas bernilai tambah.
Dengan dukungan pemerintah, DPR, serta pelaku usaha, produk lokal dari tiga daerah tersebut diharapkan tidak hanya dikenal di pasar domestik, tetapi mampu membawa nama daerah hingga pasar internasional.

Baca Juga:  Perempuan Merapat! Kamu Cantik Kalau Memiliki 5 Syarat Ini

Pesan Rizal cukup jelas: produk lokal harus naik kelas. UMKM daerah jangan hanya menjadi penonton perdagangan global, tetapi harus menjadi pemain di dalamnya.

Jika program tersebut berjalan konsisten dan dibarengi pendampingan yang tepat, peluang UMKM Pekalongan, Pemalang dan Batang untuk menembus pasar ekspor terbuka semakin lebar.