Subang, MEDIASERUNI.ID – Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Rona Mairansyah, AP., M.Si., menghadiri rapat koordinasi integrasi beras fortifikasi ke dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang bertempat di aula PLUT UMKM Subang, Kamis 29 Oktober 2026.
Pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Subang turut didampingi oleh Kepala Bapperida Subang, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Subang, Kepala Dinas Pertanian Subang.
Integrasi Beras fortifikasi dalam program MBG direncanakan untuk melengkapi asupan gizi penerima manfaat MBG (balita, anak sekolah, dan ibu hamil) dengan tambahan kandungan seperti zat besi, asam folat, vitamin B1, B3, B6, B12, dan zink guna mencegah stunting.
Dalam arahannya, Sekretaris Daerah Subang yang akrab disapa Kang Rona, selaku Ketua Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis Subang, mengungkapkan program makan bergizi gratis merupakan salah satu program strategis yang memerlukan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak, melalui koordinasi lintas sektor agar berjalan dengan baik dan tepat sasaran serta memberikan manfaat yang optimal.
Kang Rona menjelaskan pentingnya Program MBG untuk menjadi perhatian utama, salah satunya dengan mengintegrasikan beras fortifikasi. “Beras yang diperkaya dengan zat gizi mikro seperti zat besi, asam folat, vitamin B12, dan zink, merupakan upaya mendukung pencegahan masalah gizi termasuk anemia dan stunting,” jelasnya
Tidak hanya itu, Kang Rona menekankan bahwa kehadirannya sebagai Ketua Satgas MBG adalah untuk memastikan kelayakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berdasarkan 14 indikator kelayakan operasional, sanitasi, serta kapasitas dapur. “Kendala apa saja, sehingga Pemda Subang bisa melakukan intervensi,” tuturnya
Terakhir, Kang Rona berharap agar tidak terjadi kasus keracunan di Kabupaten Subang. Melalui tim gugus tugas, akan terus mengoptimalkan peran dan fungsi pengawasan, guna mendukung keberhasilan program MBG. “Bahwa kita tidak ingin terjadinya keracunan yang menimpa kepada anak anak,” tegasnya
Turut hadir dalam agenda tersebut Asisten Deputi Keamanan dan Mutu Pangan dan Gizi Badan Gizi Nasional (BGN), Direktur Perumusan Standar Bappenas, Direktur Yakesga Kementerian Kesehatan, serta Direktur Nutrition National. (Jajang)
