PEMALANG, MEDIASERUNI.ID – Suasana hari pertama masuk sekolah di SMP Negeri 4 Taman, Kabupaten Pemalang, berlangsung penuh keceriaan. Sekolah resmi menerapkan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MBLS) Ramah selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat, sesuai Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 dan petunjuk teknis dari Dinas Pendidikan,Senin 13/7/2026
Kepala SMP Negeri 4 Taman, Sugeng A. Shaid, menegaskan bahwa konsep MBLS tahun ini mengedepankan suasana yang ramah, aman, dan menyenangkan bagi peserta didik baru. Tidak ada lagi praktik perpeloncoan maupun kewajiban membawa atribut yang memberatkan orang tua.
“MBLS sekarang disebut MBLS Ramah. Artinya seluruh kegiatan harus benar-benar ramah kepada anak, menyenangkan, menggembirakan, dan tidak boleh ada perpeloncoan. Kami juga tidak membebani orang tua dengan atribut-atribut yang tidak perlu,” tegas Sugeng saat ditemui usai pembukaan MBLS, Senin.
Menurutnya, tujuan utama kegiatan tersebut adalah membantu siswa kelas VII beradaptasi dengan lingkungan sekolah baru. Perubahan dari jenjang SD ke SMP dinilai cukup besar, baik dari sisi budaya sekolah, sistem pembelajaran, hingga fasilitas yang tersedia.
“Di SMP mereka akan mengenal guru mata pelajaran, jumlah teman yang lebih banyak, laboratorium IPA, perpustakaan, musala, kantin, hingga berbagai fasilitas lain yang mungkin belum mereka temui saat di SD. Karena itu proses adaptasi harus dibuat nyaman,” ujarnya.
Selain memperkenalkan lingkungan sekolah, SMPN 4 Taman juga mengenalkan beragam kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah pengembangan bakat dan minat siswa.
Sugeng menjelaskan, sekolah memiliki banyak pilihan ekstrakurikuler seperti karate, taekwondo, bola basket, bola voli, bulu tangkis, tari hingga senam lantai. Sementara Pramuka tetap menjadi ekstrakurikuler wajib bagi seluruh siswa SMP sesuai ketentuan.
“Kalau ekstrakurikuler pilihan, anak bebas memilih sesuai bakat dan minatnya. Yang suka olahraga ada basket, voli, karate, taekwondo. Yang suka seni ada tari. Semua sudah kami siapkan dengan pembinanya masing-masing,” katanya.
Prestasi di bidang nonakademik pun menjadi kebanggaan SMPN 4 Taman. Tahun lalu, sekolah berhasil meraih Juara III Popda Kabupaten Pemalang serta menjadi salah satu sekolah yang cukup diperhitungkan dalam berbagai cabang olahraga.
Karena itu, Sugeng mengajak seluruh peserta didik baru untuk bangga menjadi bagian dari SMPN 4 Taman meski berada di wilayah pinggiran Kabupaten Pemalang.
“Saya ingin anak-anak punya semangat juang. Banggalah bersekolah di sini. Walaupun sekolah ini berada di wilayah pedalaman, prestasi nonakademiknya sangat membanggakan. Ke depan kami juga ingin prestasi akademiknya semakin meningkat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, capaian akademik lulusan SMPN 4 Taman juga terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data tahun ajaran sebelumnya, sekitar sepertiga lulusan berhasil diterima di berbagai SMK Negeri melalui jalur prestasi.
“Anak-anak kami banyak diterima di SMK Negeri melalui jalur prestasi, terutama prestasi olahraga. Ini membuktikan bahwa pembinaan yang kami lakukan mampu menjadi bekal mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” pungkas Sugeng.
Dengan pelaksanaan MBLS Ramah, SMPN 4 Taman berharap peserta didik baru mampu beradaptasi dengan cepat, merasa aman dan nyaman di lingkungan sekolah, sekaligus termotivasi untuk meraih prestasi baik di bidang akademik maupun nonakademik.
