PEMALANG, MEDIASERUNI.ID – PemerintahKabupaten Pemalang memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan proyek rekonstruksi jalan. Plt. Bupati Pemalang, Nurkholes, turun langsung ke lapangan untuk mengecek kualitas pembangunan infrastruktur di tiga kecamatan sekaligus, yakni Ulujami, Comal, dan Petarukan, Rabu (4/11/2026).

Peninjauan tersebut bukan sekadar memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai jadwal. Nurkholes juga ingin melihat secara langsung kondisi fisik hasil pengerjaan, sekaligus memastikan setiap proyek yang menggunakan anggaran pemerintah benar-benar memenuhi standar kualitas.

Dalam monitoring dan evaluasi (monev) tersebut, rombongan menyambangi sejumlah ruas jalan yang tengah direkonstruksi. Turut mendampingi Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Pemalang, Yuniar Teguh Susanto, Kepala UPJI Wilayah VIII DPUTR Abdul Muis, serta perwakilan Bank Jateng Semarang.

Di sela peninjauan, Nurkholes mengungkapkan adanya bagian pekerjaan yang ditemukan mengalami keretakan. Temuan tersebut langsung menjadi perhatian dan diminta segera ditindaklanjuti oleh DPUTR sesuai ketentuan teknis yang berlaku.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak cukup hanya mengejar target penyelesaian. Mutu pekerjaan harus menjadi prioritas agar jalan yang dibangun memiliki daya tahan dan mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat.

Baca Juga:  Serap Aspirasi Guru MTs Al Amin Rizal Bawazier Komitmen Kawal Kebijakan Pendidikan

Ia berharap seluruh ruas jalan yang sedang dikerjakan dapat diselesaikan sesuai target kontrak sehingga pada Desember 2026 sudah bisa dilalui berbagai jenis kendaraan.

Nurkholes juga mengingatkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga infrastruktur yang telah dibangun. Terutama dengan memperhatikan kebersihan saluran drainase dan trotoar agar tidak terjadi penyumbatan yang berpotensi menimbulkan genangan saat musim hujan.

Ia menegaskan, tanggung jawab pelaksana pekerjaan tidak berhenti setelah proyek selesai dikerjakan. Sebab, setiap pekerjaan selanjutnya memasuki masa pemeliharaan yang mewajibkan penyedia jasa memperbaiki apabila ditemukan kekurangan maupun kerusakan sesuai ketentuan kontrak.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Pemalang, Yuniar Teguh Susanto, menjelaskan bahwa salah satu proyek yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah rekonstruksi Jalan Tegal–Melayu di Desa Loning, Kecamatan Petarukan.

Proyek yang dibiayai melalui pinjaman Bank Jateng itu hingga 4 November 2026 tercatat mencapai progres 34 persen. Penyelesaiannya ditargetkan pada Desember 2026 sesuai jadwal kontrak.

Yuniar menyebutkan, pada tahun anggaran 2026 Pemkab Pemalang mengerjakan sebanyak 21 paket rekonstruksi jalan. Karena itu, pengawasan secara berkala terus dilakukan untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi progres maupun kualitas hasil pekerjaan.

Baca Juga:  Wujudkan Visi Pemalang Bercahaya, Bupati Gandeng Diaspora

Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila aktivitas pembangunan sementara berdampak terhadap kelancaran lalu lintas. Ia berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut dan turut mendukung proses peningkatan infrastruktur daerah.

Adapun rangkaian monitoring diawali dari ruas Kertosari–Blendung–Ketapang–Limbangan–Mojo di Kecamatan Ulujami. Selanjutnya rombongan bergerak menuju ruas Kendaldoyong–Pesantren di Kecamatan Comal, sebelum mengakhiri peninjauan di ruas Tegalmlati–Loning, Kecamatan Petarukan.

Melalui pengawasan langsung tersebut, Pemkab Pemalang berharap pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga menghasilkan kualitas pekerjaan yang baik, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.