Karawang, MEDIASERUNI.ID – Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menggelar Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) Mahasiswa dalam rangkaian kegiatan SELA BKS PTN Barat 2026. Kompetisi yang berlangsung di lantai 4 Gedung Rektorat Unsika ini diikuti sembilan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dari Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.
Ajang tersebut tidak hanya menjadi wadah adu gagasan, tetapi juga sarana bagi mahasiswa untuk mempresentasikan berbagai inovasi dan program pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan.
Ketua Pelaksana Lomba KTI, Ruslan Abdul Gani, mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkuat jejaring antarmahasiswa dan perguruan tinggi di wilayah PTN Barat.
“Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya mempresentasikan inovasi yang mereka miliki di hadapan pimpinan FKIP dan FIP, tetapi juga membangun jejaring dengan berbagai pemangku kepentingan, khususnya di wilayah Barat dan Jawa Barat,” ujarnya.
Ruslan menjelaskan, terdapat sembilan PTN yang berpartisipasi dalam Lomba Karya Tulis Mahasiswa (LKTM) tahun ini. Perguruan tinggi tersebut antara lain Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan Universitas Jambi (Unja).
Kemudian Sekolah Tinggi Ilmu keguruan dan iImu Pendidikan Al Islam Tunas Bangsa Bandar Lampung (STKIP Al ITB), Universitas Lampung (Unila), Universitas Singa Perbangsa Karawang (Unsika), Universitas Sultan Ageng Tirta Yasa (Untirta), Universitas Bengkulu (Unib) dan Universitas Palangkaraya (UPR).
Menurutnya, tema utama yang banyak diangkat peserta berkaitan dengan pengembangan media pembelajaran dan pemanfaatan aplikasi dalam proses pendidikan.
“Topik utama lomba ini menyoroti penggunaan media ajar dan aplikasi dalam pembelajaran. Sebagian besar karya juga membahas pengembangan sistem penilaian dan berbagai inovasi pendidikan lainnya,” katanya.
Ia menambahkan, cakupan pembahasan dalam lomba ini cukup luas karena mencakup berbagai rumpun ilmu pendidikan secara nasional. Oleh karena itu, isu-isu lokal belum menjadi fokus utama dalam penilaian karya.
Ruslan berharap karya-karya ilmiah yang dihasilkan peserta dapat terus dikembangkan dan dipublikasikan dalam jurnal ilmiah melalui pendampingan dosen pembimbing.
“Kami berharap karya-karya ini dapat dikurasi dan dipublikasikan ke jurnal ilmiah sehingga dapat dibaca, dimanfaatkan, dan disitasi oleh masyarakat, khususnya kalangan akademisi dan praktisi pendidikan,” tuturnya.
Ia menambahkan, pengumuman pemenang akan dilakukan pada Jumat 19 Juni 2026, sementara penyerahan penghargaan akan dilaksanakan pada acara puncak SELA BKS PTN Barat yang berlangsung pada hari yang sama. (Damar)
