Kota Bandung, MEDIASERUNI.ID – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan Idulfitri bukan sekadar perayaan, tetapi juga refleksi meningkatkan kepedulian sosial, melalui penyaluran zakat infak dan sedekah sebagai upaya pemerataan kesejahteraan.
Wali Kota Farhan menyampaikan itu dalam kata sambutan, sesaat salat Idulfitri 1447 Hijriah, di Balai Kota Bandung, Sabtu 21 Maret 2026.
“Zakat fitrah, zakat mal, infak dan sedekah adalah salah satu bentuk upaya kita untuk memastikan harta yang kita miliki tidak tertumpuk hanya pada satu kelompok tertentu super kaya, tetapi menyebar dan mengalir kepada seluruh warga Kota Bandung. Itulah inti dari ekonomi dakwah,” kata Farhan.
Ia menyoroti masih tingginya ketimpangan ekonomi di Bandung, dengan gini ratio mencapai 0,42, di atas standar internasional 0,38. Menurutnya, potensi ekonomi dari pergerakan mudik yang besar belum sepenuhnya dirasakan merata oleh masyarakat.
Farhan pun mengajak warga untuk memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah sebagai upaya pemerataan kesejahteraan. Selain itu, Farhan juga menyinggung angka pengangguran yang masih berada di kisaran 7,4 persen, serta persoalan sampah yang mencapai 1.600–1.800 ton per hari.
Ia meminta masyarakat lebih aktif memilah sampah dari rumah untuk mengurangi beban lingkungan. Menutup pesannya, Farhan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghadapi tantangan kota dengan semangat kebersamaan dan optimisme demi Bandung yang lebih adil dan berkelanjutan. (*)
