PEMALANG, MEDIASERUNI.ID – Sebanyak 186 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Semarang (UNNES) GIAT 16 resmi diterima Pemerintah Kecamatan Ulujami di Pendopo Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Kamis (9/7/2026).
Kehadiran ratusan mahasiswa tersebut menjadi awal sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan desa melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Prosesi penerimaan berlangsung khidmat dan dihadiri Camat Ulujami Waluyo, unsur Forkopimca, para kepala desa se-Kecamatan Ulujami, dosen pembimbing lapangan, serta seluruh mahasiswa peserta KKN UNNES GIAT 16. Sebanyak 186 mahasiswa akan ditempatkan di 18 desa di Kecamatan Ulujami untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat selama masa KKN.
Dalam sambutannya, Camat Ulujami Waluyo menyampaikan bahwa mahasiswa KKN bukan sekadar menjalankan kewajiban akademik, tetapi diharapkan mampu menjadi motor penggerak lahirnya inovasi dan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat desa.
“Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa KKN UNNES di Kecamatan Ulujami. Jadikan momentum ini sebagai ajang belajar sekaligus mengabdi. Bangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa dan masyarakat, gali potensi desa, serta hadirkan program yang benar-benar dibutuhkan warga. Kami berharap keberadaan mahasiswa mampu memberikan dampak positif, melahirkan inovasi, dan menjadi bagian dari percepatan pembangunan desa,” ujar Waluyo.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta KKN untuk selalu menjaga etika, menghormati adat istiadat masyarakat setempat, serta membawa nama baik almamater selama menjalankan pengabdian.
Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat merupakan modal penting dalam menciptakan desa yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.
Program KKN UNNES GIAT 16 mengusung semangat “Membangun Indonesia dari Desa”, yang diharapkan mampu memperkuat pembangunan berbasis potensi lokal melalui pendampingan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Dengan diterjunkannya 186 mahasiswa ke seluruh desa di Kecamatan Ulujami, Pemerintah Kecamatan optimistis akan lahir berbagai gagasan kreatif yang mampu membantu menyelesaikan persoalan di tingkat desa sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kehadiran mahasiswa KKN juga diharapkan menjadi energi baru bagi pemerintah desa dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
