Bandung Barat, MEDIASERUNI.ID – Bidang Perempuan dan Keluarga (Bipeka) DPD PKS Kabupaten Bandung Barat menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus memperingati Hari Kartini.
Kegiatan mengusung tema ‘Semangat Kartini: Meningkatkan Kualitas Perempuan dan Keluarga, Berkontribusi untuk Bangsa’ berlangsung di Rumah Makan TnT, Kecamatan Ngamprah, KBB, Sabtu 19 April 2026.
Kegiatan ini dihadiri Ketua DPD PKS Kabupaten Bandung Barat, Iman Budiman, Ketua Bipeka DPD PKS KBB Hj. Sri Dewi Anggraini, jajaran pengurus Bipeka tingkat kecamatan se-KBB, Forum Ayah KBB, dan narasumber, Dwi Handayanti.
Dalam kesempatan tersebut, Bipeka juga menggelar konsolidasi program sebagai langkah strategis memperkuat peran perempuan dalam ketahanan keluarga dan peningkatan ekonomi masyarakat.
“Saat ini telah terbentuk 13 Kelompok Tani Wanita (KWT). Ke depan, kami menargetkan peningkatan jumlah hingga mencakup 50 persen wilayah sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya perempuan,” kata Ketua Bipeka DPD PKS KBB, Hj. Sri Dewi Anggraini.
Sementara itu, Ketua DPD PKS KBB, Iman Budiman, menekankan pentingnya peran ayah dan ibu dalam menyiapkan generasi masa depan.
Menurutnya, kekompakan orang tua menjadi kunci lahirnya generasi hebat. “Dengan kekompakan ayah dan ibu, insyaAllah akan lahir generasi yang unggul setelah kita,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi program Bipeka yang dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga. Dalam arahannya, Iman yang akrab disapa Kang Ibe mengutip Surat An-Nisa ayat 9, yang mengingatkan pentingnya mempersiapkan generasi agar tidak menjadi lemah.
Menurutnya, tantangan dalam mendidik generasi ke depan semakin kompleks, sehingga diperlukan kesungguhan dan ketakwaan. “Selalu libatkan Allah SWT dalam mendidik anak-anak kita,” tegasnya.
Dalam sesi pemaparan, narasumber Dwi Handayanti mengajak peserta meneladani sosok R.A. Kartini sebagai perempuan tangguh yang tidak pernah lelah memperjuangkan hak-hak perempuan di Indonesia.
Ia menekankan bahwa semangat Kartini harus terus dihidupkan di era modern sebagai inspirasi untuk berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat.
“Kartini telah menorehkan karya yang dikenang sepanjang masa. Semangatnya harus menjadi motivasi bagi kita untuk terus berbuat kebaikan,” ungkapnya.
Dwi juga mengutip hadits Rasulullah SAW, “Khairunnas anfa’uhum linnas”, yang berarti sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.
Menurutnya, sebelum terjun dan berkontribusi di tengah masyarakat, setiap perempuan perlu meningkatkan kualitas diri dan keluarganya terlebih dahulu.
“Amanah yang kita emban saat ini harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, dengan semangat kolaborasi sebagai bagian dari kontribusi untuk bangsa,” pungkasnya. (Dadan)

