Bandung, MEDIASERUNI.ID – Keluarga Besar Kodam III/Siliwangi menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Brigjen TNI (Purn) Soemarno MS, ayah mertua Pangdam III/Siliwangi, yang berpulang ke Rahmatullah pada usia 82 tahun. Sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara, almarhum dimakamkan dengan upacara pemakaman militer yang berlangsung khidmat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Bandung.
Prosesi berlangsung pada Jumat, 30 Oktober 2026. Jenazah diberangkatkan pukul 08.05 WIB menuju Masjid Al-Ikhlas Makodam III/Siliwangi untuk disalatkan, kemudian pukul 08.30 WIB rombongan bergerak menuju TMP Cikutra. Upacara pemakaman militer dipimpin langsung oleh Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) RI selaku Inspektur Upacara, disertai penghormatan kebesaran militer.
Turut hadir Kasdam III/Siliwangi, Irdam III/Siliwangi, Kapoksahli Pangdam III/Siliwangi, para Asisten Kasdam, Perwira LO TNI AL dan TNI AU, Kaskogartap II/Bandung, Danrindam, para Pamen Ahli, Komandan Satuan, Kabalakdam, Dandim se-Bandung dan Cimahi, serta jajaran Komandan Batalyon, Komandan Detasemen, dan Komandan Kompi di lingkungan Kodam III/Siliwangi.
Semasa hidupnya, Brigjen TNI (Purn) Soemarno MS mencatat perjalanan dinas yang panjang dan berjejak di lingkungan TNI Angkatan Darat. Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, antara lain Komandan Detasemen Tempur 13 RPKAD, Komandan Grup 1 RPKAD, Panglima Operasi Keamanan Timor-Timur, Panglima Komando Tempur II Darat Kostrad, Panglima Komando Tempur Lintas Udara Kostrad, hingga menjabat sebagai Pangdam Jaya.
Jejak pengabdian dan dedikasi almarhum menjadi bagian dari sejarah perjuangan TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nilai-nilai loyalitas, pengabdian, dan keberanian yang ditorehkan diharapkan menjadi teladan abadi bagi generasi penerus.
Keluarga Besar Kodam III/Siliwangi menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga segala amal ibadah dan pengabdian almarhum diterima Allah SWT, diampuni segala khilafnya, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi kekuatan serta ketabahan. (Abucek)
