​Karawang, MEDIASERUNI.ID – Calon Kepala Desa (Cakades) Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, nomor urut 2, Mashudi atau yang akrab disapa Budi Georn, resmi memaparkan visi-misi dan program prioritasnya untuk periode 2026–2034.

Mengusung semangat perubahan yang progresif, Budi menargetkan Desa Wadas menjadi salah satu desa terbaik dan paling mandiri di Kabupaten Karawang. Fokus utamanya mencakup penguatan ekonomi kerakyatan, tata kelola pemerintahan yang transparan, serta peningkatan pelayanan publik yang visioner.

Dalam pencalonannya, Budi menghadirkan empat terobosan konkret yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Empat terobosan tersebut Penguatan Ekonomi dan Kemandirian Tenaga Kerja, Optimalisasi PADes Berbasis Out of the Box,  Jaring Pengaman Sosial berupa Dapur Umum Lansia, dan pembangunan di bidang Infrastruktur, Pendidikan, dan Digitalisasi Desa.

Budi juga bertekad mengurangi ketergantungan generasi muda terhadap lapangan kerja formal di kawasan industri melalui program pemberdayaan skill dan UMKM.

Program itu diwujudkan dalam bentuk Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) dengan membangun Pusat pelatihan keahlian untuk mendongkrak daya saing anak muda Wadas

Sentra Produksi Rokok Lokal dengan Memproyeksikan Wadas sebagai sentra Sigaret Kretek Tangan (SKT) unggulan di Jawa Barat.

Baca Juga:  Kepala Sekolah Datangi Dinas Pendidikan Minta Rekomendasi Fasilitas Sekolah

Merek Lokal UMKM “Momi Ka” yakni Wadah resmi, fasilitasi legalitas merek, hingga penyediaan ruang display khusus produk khas Karawang.

Budi juga akan memanfaatkan letak geografis Desa Wadas yang sangat strategis karena dilintasi kawasan Interchange Karawang Barat, Budi menyiapkan strategi cerdas untuk mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PADes).

Hal direalisasikan melalui Titik Reklame Strategis yakni Pembangunan baliho dan videotron di jalur tol sebagai sumber pemasukan desa yang signifikan.

Selain BUMDes Profesional yakni Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa oleh tenaga ahli yang kompeten dan transparan.

Sebagai wujud kepedulian nyata terhadap kesejahteraan sosial, Budi menggagas program dapur umum untuk membantu warga lanjut usia (jompo) kurang mampu.

Selain melalui Tiga Titik Utama Hadir di Dusun 1, Dusun 2, dan Dusun 3, juga dilakukan melalui Gerakan Gotong Royong: Melibatkan PKK dan komunitas lokal untuk menjamin ketersediaan pangan bagi warga rentan secara berkelanjutan.

Disamping itu Budi juga akan memprioritaskan pembangunan dibidang  Infrastruktur, Pendidikan, dan Digitalisasi Desa.

Prioritas pembangunan itu dilakukan dengan pembangunan Berkelanjutan, yakni Perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan demi memperlancar arus logistik dan ekonomi.

Baca Juga:  Desakan Evaluasi Program MBG dan Kopdes Bergema di Aksi Mahasiswa, Suara Klakson Bersahutan Sepanjang Aksi

Kemudian Transformasi Digital berupa Pembuatan website resmi desa guna mewujudkan keterbukaan informasi dan promosi potensi lokal secara online.

Terakhir melalui Sinergi Pendidikan yakni Penguatan fasilitas pendidikan formal dan kejuruan bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Dengan rekam jejak sosial yang kuat, termasuk pengalamannya dalam penanganan kebencanaan dan pemberdayaan pemuda, Budi menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Karawang di bawah kepemimpinan Bupati Aep Syaepulloh.

“Target saya sederhana, yakni Wadas harus menjadi minimal desa terbaik di Kabupaten Karawang, baik dari segi ekonomi, infrastruktur, maupun tata kelola pemerintahannya,” tegas Budi, kepada Mediaseruni, Selasa 20 Oktober 2026. (damar)