PEMALANG, MEDIASERUNI.ID – DPRD Kabupaten Pemalang bersama Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Pemalang mulai menyiapkan langkah besar untuk membenahi manajemen PSIP Pemalang. Salah satu upaya yang dilakukan yakni mendorong pembentukan yayasan sebagai badan hukum agar klub kebanggaan masyarakat Pemalang itu dikelola secara lebih profesional.
Pembahasan tersebut mengemuka dalam audiensi yang digelar di DPRD Kabupaten Pemalang, Senin (13/7/2026). Pertemuan dipimpin Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang, H. Nuryani, S.H., M.H., serta dihadiri anggota Komisi D, jajaran Askab PSSI Pemalang, dan perwakilan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pemalang.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang H. Nuryani mengatakan, keberadaan badan hukum merupakan kebutuhan mendasar bagi klub sepak bola yang ingin berkembang secara profesional. Menurutnya, pengelolaan organisasi yang memiliki legalitas jelas akan lebih mudah menjalankan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan dipercaya oleh berbagai pihak.
“PSIP merupakan aset olahraga sekaligus kebanggaan masyarakat Pemalang. Karena itu, pengelolaannya harus mengikuti perkembangan sepak bola modern dengan manajemen yang profesional dan memiliki dasar hukum yang kuat,” ujar Nuryani.
Ia menambahkan, pembentukan yayasan diharapkan mampu membuka peluang lebih luas bagi PSIP dalam membangun kerja sama dengan sponsor, meningkatkan pembinaan pemain usia muda, hingga memperkuat kesiapan klub menghadapi kompetisi.
Askab PSSI Pemalang menyambut baik dukungan DPRD terhadap penguatan kelembagaan PSIP. Menurut pengurus Askab, keberadaan badan hukum akan menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi klub yang lebih sehat, mandiri, dan berorientasi pada prestasi.
Sementara itu, Dindikpora Kabupaten Pemalang menyatakan siap memberikan pendampingan sesuai kewenangannya agar proses pembentukan yayasan dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui sinergi antara DPRD, Askab PSSI, dan Pemerintah Kabupaten Pemalang, proses pembentukan yayasan ditargetkan dapat segera diselesaikan. Langkah tersebut diharapkan menjadi titik awal kebangkitan PSIP Pemalang, tidak hanya dari sisi prestasi di lapangan, tetapi juga dalam membangun tata kelola klub yang profesional, modern, dan berkelanjutan.
